Selasa, 13 Januari 2026 13:57

Ditemukan 13 Kilometer dari Lokasi Awal, Korban Tenggelam di Sungai Belapunraga Akhirnya Ditemukan Tim SAR

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban tenggelam di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/1/2026). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban tenggelam di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/1/2026). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar

Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan hujan ringan dengan suhu sekitar 24 derajat Celsius, namun tidak menyurutkan upaya pencarian yang melibatkan berbagai unsur.

Jejakfakta.com, GOWA — Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang tenggelam di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026), sekitar 13 kilometer dari titik awal kejadian.

Korban bernama Andi (30) ditemukan mengapung di aliran Sungai Belapunraga pada pukul 10.25 WITA oleh tim SAR gabungan yang sejak pagi melakukan penyisiran ke arah hilir.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan korban langsung dievakuasi setelah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga : Pemkab Lutim dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Respons Cepat Darurat Maritim

“Korban ditemukan mengapung sejauh kurang lebih 13 kilometer dari lokasi kejadian awal. Setelah dievakuasi, korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga,” ujar Andi Sultan.

Pencarian Dibagi Tiga Tim, Susuri Aliran Sungai

Pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Metode pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai ke arah hilir menggunakan perahu karet, disertai pemantauan di titik-titik strategis yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Baca Juga : Tragedi Air Bah di Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Tewas

Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan hujan ringan dengan suhu sekitar 24 derajat Celsius, namun tidak menyurutkan upaya pencarian yang melibatkan berbagai unsur.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami nyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tambah Andi Sultan.

Operasi SAR ini melibatkan Basarnas Makassar, BPBD Gowa, Damkar Gowa, PMI, TNI-Polri, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pencarian di medan sungai yang cukup menantang.

Baca Juga : Air Bah Sungai Kalimborang Terjang Maros, Dua Wisatawan Hilang Terseret Arus

Basarnas Makassar juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, korban Andi (30) dilaporkan hilang pada Sabtu (11/1/2026) saat menyeberangi Sungai Belapunraga sepulang dari kebun. Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar setelah menemukan topi, sandal, dan sepeda motor korban di lokasi penyeberangan sungai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Korban Tenggelam #Sungai Belapunraga #SAR Gowa #basarnas makassar #orang tenggelam #pencarian korban tenggelam #SAR Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com