Jejakfakta.com, GOWA – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dalam mempercepat swasembada pangan terus menunjukkan langkah konkret. Kali ini, petani di Kecamatan Bontomarannu mendapat angin segar lewat penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Bantuan alsintan tersebut diserahkan kepada kelompok tani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Sabtu (24/1/2026), sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian di daerah.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Baca Juga : HUT IDAI ke-72, Sekda Gowa Tekankan Pentingnya Investasi Kesehatan Anak
Wabup Gowa menegaskan bahwa bantuan alsintan ini bukan sekadar simbol dukungan, melainkan langkah nyata untuk mendorong percepatan tanam dan peningkatan indeks pertanaman.
“Hari ini kita menyaksikan langsung penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian kepada petani di Bontomarannu. Ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Menurut Darmawangsyah, Pemkab Gowa secara aktif mengusulkan berbagai kebutuhan petani ke pemerintah pusat, mulai dari alsintan, sarana produksi pertanian (saprodi), hingga bantuan bibit unggul seperti jagung dan padi.
Baca Juga : Komitmen Data Akurat, Pemkab Gowa Siap Petakan Ekonomi Digital Lewat Sensus Ekonomi 2026
“Kami ingin petani Gowa mendapat dukungan yang lengkap. Bukan hanya alat, tetapi juga pupuk, saprodi, dan bibit agar hasil produksi bisa maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, percepatan sektor pertanian menjadi strategi jangka panjang Pemkab Gowa dalam menjaga ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi masyarakat.
Sementara itu, rasa syukur disampaikan perwakilan Kelompok Tani Tali Mas, Maja Daeng Nai, yang menerima bantuan hand traktor dua roda dan saprodi.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Benteng Data Pribadi Warga, Antisipasi Ancaman Siber di Era Digital
“Kami sangat bersyukur. Selama ini kami harus menyewa traktor. Sekarang sudah punya sendiri. Insya Allah akan kami gunakan saat musim tanam padi bulan April nanti,” ungkapnya.
Kelompok tani Tali Mas yang beranggotakan 25 petani ini berharap bantuan alsintan dan pupuk cair mampu mempercepat pengolahan lahan dan penanaman, sekaligus meningkatkan hasil panen padi pada musim mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




