Selasa, 27 Januari 2026 19:59

Munafri–Aliyah Hadirkan Jaminan Kesehatan Warga, Makassar Raih Penghargaan UHC Nasional 2026

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, saat menerima penghargaan UHC kategori Pratama. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, saat menerima penghargaan UHC kategori Pratama. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pada ajang UHC Award 2026, Kota Makassar meraih kategori Pratama, berdasarkan penilaian atas tingginya capaian kepesertaan serta tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Jejakfakta.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Makassar berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Tahun 2026 dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan tersebut diterima menjelang satu tahun masa kepemimpinan pasangan Munafri–Aliyah yang dikenal dengan akronim MULIA, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemkot Makassar dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

Pada ajang UHC Award 2026, Kota Makassar meraih kategori Pratama, berdasarkan penilaian atas tingginya capaian kepesertaan serta tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga : Makassar Gandeng Jepang, Kolaborasi Strategis Fokus Atasi Sampah hingga Pertukaran Pelajar

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Pusat, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., AAK, kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin.

Prosesi penyerahan berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti Djufrie serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Muhammad Hatim Salam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menjelaskan bahwa penghargaan UHC kategori Pratama diberikan kepada daerah yang memenuhi indikator utama, di antaranya cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan JKN.

Baca Juga : Groundbreaking Mal Ratu Indah, Munafri Sebut Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Baru Makassar

“Penghargaan ini sejalan dengan visi kepemimpinan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota dalam membangun Makassar sebagai kota yang sehat, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui JKN,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu dan rentan.

Berdasarkan penilaian, jumlah kepesertaan JKN di Kota Makassar telah mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta berada di atas 80 persen. Selain itu, Pemkot Makassar juga dinilai memiliki komitmen anggaran yang berkelanjutan untuk mendukung program JKN hingga tahun 2026 dan seterusnya.

Baca Juga : Makassar Pecah Dominasi Jawa! Kota Makassar Jadi Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan Nasional Hari Otda 2026

“Tahun 2026, khususnya hingga bulan September, anggaran telah disiapkan sehingga keberlanjutan program jaminan kesehatan tetap terjamin,” jelas Nursaidah.

Program Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang bertujuan memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas hingga pelayanan rujukan lanjutan di rumah sakit melalui BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Hari Otda ke-30 di Makassar, Sekda Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Asta Cita

Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan peningkatan capaian untuk meraih predikat UHC kategori Utama, yang mensyaratkan tingkat keaktifan peserta JKN di atas 90 persen.

“Komitmen dan kolaborasi antar perangkat daerah akan terus diperkuat agar Makassar dapat naik ke kategori Utama,” harapnya.

Ia menegaskan, sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi kunci dalam menjaga validitas data kependudukan dan memastikan kepesertaan JKN tetap aktif.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Dorong Modernisasi Layanan Kesehatan, Cathlab RSUD Daya Siap Layani Warga Makassar

“Kolaborasi lintas OPD akan terus kami optimalkan demi mewujudkan layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Makassar,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#UHC 2026 #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #jaminan kesehatan nasional #BPJS Kesehatan #UHC Prioritas #Pemkot Makassar #penghargaan nasional #Layanan Kesehatan
Youtube Jejakfakta.com