Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersiap menggelar gerakan Jumat Bersih secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, hingga masyarakat di tingkat RT dan RW.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui penguatan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sekaligus instruksi Gubernur Sulawesi Selatan agar dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih sebenarnya telah rutin berjalan melalui program seperti Rabu Sehat dan Gowa Bersih. Namun kini, seluruh aksi tersebut disatukan dan dijadwalkan setiap Jumat agar lebih terarah dan kompak.
Baca Juga : Hari Koperasi Ke-79, Pemkab Gowa Tegaskan Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
“Supaya lebih terarah, saling kolaborasi dan kekompakan kita jadwalkan setiap hari Jumat. Ini juga menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI dan Bapak Gubernur Sulsel agar dilaksanakan serentak,” ujarnya dalam pertemuan virtual di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/2).
Bukan Sekadar Angkut Sampah
Bupati Husniah menekankan, konsep “bersih” tidak hanya sebatas mengangkut sampah di permukaan. Pembersihan juga mencakup pemangkasan ranting pohon yang mengganggu, pembersihan rumput liar, hingga normalisasi drainase dari sedimen dan lumpur.
Baca Juga : Argentina Comeback Dramatis di Pildun 2026, Wabup Gowa Rayakan Kemenangan Bersama Warga di Kodim
Langkah ini dinilai krusial mengingat Gowa tengah memasuki musim penghujan. Drainase yang terlihat bersih di bagian atas, kata dia, belum tentu bebas endapan di bawah yang berpotensi memicu banjir.
“Bersih bukan hanya di permukaan. Kita juga harus membersihkan sedimen dan endapan di drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir,” tegasnya.
Kolaborasi Total: TNI-Polri, Swasta hingga Sekolah
Baca Juga : Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Ekonomi Baru, Wabup Gowa Dorong UMKM Lokal Ikut Panen Cuan
Gerakan ini mewajibkan seluruh pimpinan SKPD dan ASN terlibat aktif. Kolaborasi juga diperluas dengan TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Bahkan, Pemkab Gowa akan menggandeng pihak swasta dan masyarakat yang memiliki armada truk untuk membantu pengangkutan sampah.
“Kalau hanya mengandalkan armada Pemda, kita akan kewalahan. Karena itu, kita perlu kerja sama dengan pihak swasta maupun masyarakat yang memiliki armada,” jelasnya.
Selain itu, sekolah-sekolah juga didorong ambil bagian, minimal menjaga kebersihan area depan sekolah, drainase, dan ruang terbuka hijau.
Baca Juga : 90 Anak Gowa Berangkat ke Sekolah Rakyat, Peluang Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Titik Kumpul di Lapangan Sultan Hasanuddin
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menyampaikan bahwa titik kumpul pelaksanaan dipusatkan di Lapangan Sultan Hasanuddin, khususnya bagi struktur cabang Somba Opu dan seluruh SKPD.
Peserta ditargetkan sudah berada di lokasi pukul 07.30 WITA dan bergerak ke titik kerja bakti masing-masing pukul 08.00 WITA.
Baca Juga : Pemkab Gowa dan Pemkot Palu Pererat Silaturahmi Lewat Laga Persahabatan di Stadion Kalegowa
“Kita ingin kebersihan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi budaya bersama di Kabupaten Gowa,” tegas Andy Azis didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat hingga tingkat bawah, Pemkab Gowa optimistis cita-cita mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan indah bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




