Jumat, 13 Februari 2026 20:08

Munafri ke Istri Camat: Jangan Tambah Beban Suami, Keluarga Kuat Kunci Target Kinerja dan Generasi Emas 2045

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat pelantikan Ketua TP PKK se-Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat pelantikan Ketua TP PKK se-Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan peran istri camat sebagai pendukung utama kinerja suami. Keluarga harmonis dinilai kunci capaian target dan fondasi Generasi Emas 2045.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan tak biasa kepada para istri camat di Kota Makassar. Di tengah penandatanganan perjanjian kinerja camat, ia justru menyoroti peran penting keluarga sebagai fondasi utama keberhasilan birokrasi.

Pesan itu disampaikan Munafri saat pelantikan Ketua TP PKK se-Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/2/2026). Dalam forum yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta para camat, Munafri menegaskan bahwa tanda tangan perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas.

“Pak Camat tadi bertanda tangan menyangkut masalah perjanjian kinerja. Perjanjian ini akan sangat mempengaruhi karier ke depan,” ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dampingi Wamen PKP Tinjau Kawasan Kumuh di Tallo, Pemkot Usulkan Hunian Vertikal

Namun, menurutnya, capaian target kerja camat tak hanya ditentukan kapasitas individu, melainkan juga dukungan dari rumah. Ia secara khusus meminta para istri camat yang tergabung dalam PKK menjadi “supporting utama” bagi suami masing-masing.

“Saya memohon dengan sangat kepada Ibu-Ibu PKK ini, tolong jangan ditambah lagi persoalan di rumah untuk Bapak-Bapak Camat ini,” canda Munafri yang disambut tawa hadirin.

Ia memahami beban kerja camat di wilayah yang sarat persoalan sosial. Karena itu, suasana rumah tangga yang kondusif dinilai menjadi energi tambahan, bukan tekanan baru. Munafri bahkan menyinggung dinamika media sosial yang kerap memicu kesalahpahaman dalam keluarga.

Baca Juga : Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN

“Kalau ada yang foto-foto, biarkan saja. Jangan sampai terlalu banyak ditanya, nanti tidak bisa dijawab dengan baik,” ujarnya ringan.

Bagi Munafri, keluarga adalah fondasi pembentukan karakter. Keharmonisan, komunikasi, dan keteladanan orang tua menjadi kunci lahirnya generasi unggul.

Ia pun menekankan peran strategis PKK dan Bunda PAUD dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Mulai dari pemenuhan gizi anak, pendidikan usia dini, hingga pembentukan karakter, semuanya berawal dari rumah.

Baca Juga : Di Panakkukang, Wali Kota Makassar Minta Warga Sampaikan Aspirasi Lewat LONTARA+

“PKK dan Bunda PAUD harus menjadi fondasi awal yang kuat untuk menciptakan generasi emas 2045. Karena dari keluarga semuanya dimulai,” tegasnya.

Munafri menutup sambutannya dengan pesan sederhana namun mendalam: tak ada rumah tangga tanpa persoalan, tetapi komunikasi dan saling mendukung adalah kunci menjaga keutuhan.

Dalam perspektifnya, keberhasilan pemerintahan di tingkat kecamatan bukan hanya soal administrasi dan program kerja, melainkan juga tentang kekuatan keluarga yang berdiri di belakangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #pesan untuk istri camat #perjanjian kinerja camat #TP PKK Makassar #melinda aksa #generasi emas 2045 #Bunda PAUD Makassar
Youtube Jejakfakta.com