Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mendukung penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Amirul Mukminin, kawasan Pantai Losari.
Sebanyak 18 brand kuliner dan lima perusahaan ambil bagian dalam festival yang berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pengurus Masjid Amirul Mukminin dan dipusatkan di area Masjid Terapung Losari.

Festival dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, serta pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.
Baca Juga : HLH 2026: Ujung Pandang Angkut 108 Kilogram Sampah dari Laut Losari, Libatkan Warga hingga Pelajar
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa pelaksanaan festival di kawasan Masjid Amirul Mukminin diharapkan mampu memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang sekaligus memeriahkan suasana Ramadan di Kota Makassar.
“Dengan hadirnya festival ini memberikan ruang kepada saudara-saudara kita UMKM untuk bisa bergabung dan bersama-sama dengan pengurus masjid dan seluruh warga Makassar untuk memeriahkan festival amaliah Ramadan ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan festival tersebut sebagai lokasi ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Beragam kegiatan religius dan lomba digelar untuk menyemarakkan Ramadan, seperti lomba dai cilik dan sejumlah perlombaan lainnya.
Munafri berharap Festival Mulia Ramadan dapat menjadi agenda tahunan yang lebih meriah di tahun-tahun mendatang. Ia menegaskan, pemusatan kegiatan di Masjid Amirul Mukminin bertujuan agar aktivitas lebih terfokus dan berkualitas, sekaligus memastikan seluruh pengunjung terarah ke tenant yang tersedia.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga memastikan aspek kebersihan dan ketertiban menjadi prioritas selama pelaksanaan festival.
Munafri turut mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil di Makassar yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha.
“Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak sekali UMKM hari ini di Kota Makassar yang butuh disentuh oleh pemerintah untuk ditingkatkan kemampuan usahanya,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmennya membantu kebutuhan sahur bagi pengurus masjid selama Ramadan.
Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat selama bulan suci.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Perkuat Pendidikan Karakter, Siapkan Pembiayaan Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri
Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham menilai festival tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah personal, tetapi juga ruang memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.
“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” ujarnya.
Baca Juga : HLH 2026 di Makassar: Munafri-Aliyah Gaungkan Gerakan Lingkungan dari Rumah
Ia berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya dan menjadi agenda yang memperkuat identitas Makassar sebagai kota religius yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Kita ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




