Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ada nuansa berbeda dalam Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar, Kamis (19/2/2026) malam. Di tengah lantunan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Al Markaz Al Islami, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadikan momen tersebut sebagai ruang refleksi dan muhasabah genap satu tahun kepemimpinannya.
Malam itu terasa istimewa. Pasalnya, 20 Februari 2026 menjadi penanda tepat setahun Munafri bersama Wakil Wali Kota memimpin Kota Makassar. Di hadapan ratusan jemaah, ia tak hanya berbicara soal program, tetapi juga memohon doa dan dukungan moral untuk melanjutkan amanah.

“Malam ini sangat spesial bagi kami, karena besok menjadi satu tahun proses pemerintahan kami memimpin Kota Makassar,” ujar Munafri.
Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar
Safari Ramadan yang direncanakan berlangsung selama 30 hari penuh ini menyasar hampir seluruh kecamatan di Kota Makassar. Dalam kunjungan tersebut, Munafri didampingi sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar.
Refleksi Setahun: Pelayanan dan Transparansi
Dalam sambutannya, Munafri—yang akrab disapa Appi—mengakui perjalanan satu tahun pemerintahan belum sepenuhnya menjawab seluruh harapan masyarakat. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik dan mendorong kesejahteraan warga.
Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur
“Setahun ini mungkin belum banyak yang bisa kami lakukan. Namun kami sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan komitmen membangun sistem pemerintahan yang bersih dan transparan. Menurutnya, Pemkot Makassar terus berupaya menutup celah penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparatur, sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Kolaborasi dan Doa Jadi Energi Moral
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
Bagi Munafri, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial. Ia memandang momentum ini sebagai sarana mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai dukungan ulama, tokoh masyarakat, dan jemaah menjadi energi moral penting dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Doa-doa dari jemaah, doa dari masyarakat dan ulama menjadi hal yang sangat penting bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik,” imbuhnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan
Ke depan, Pemkot Makassar bersama seluruh SKPD dan Forkopimda berkomitmen menjaga kondusivitas selama Ramadan agar aktivitas pemerintahan dan ibadah masyarakat berjalan tertib dan khusyuk.
Safari Ramadan ini pun menjadi simbol bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang kedekatan, introspeksi, dan komitmen memperbaiki diri demi Makassar yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




