Selasa, 10 Maret 2026 21:48

Tekan Inflasi, Pemkot Makassar Kerahkan 9 Mobil Pasar Murah Penuhi Kebutuhan Warga Jelang Idul Fitri

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan pers, usai memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, para camat se-Kota Makassar, dan PD Pasar di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan pers, usai memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, para camat se-Kota Makassar, dan PD Pasar di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemerintah Kota Makassar kerahkan 9 mobil pasar murah di berbagai kecamatan untuk menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau dan menekan inflasi menjelang Idul Fitri 2026.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, Pemerintah Kota Makassar melalui kebijakan Wali Kota Munafri Arifuddin mulai menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah program mobile pasar murah yang digelar di sejumlah wilayah Kecamatan di Kota Makassar.

Wali Kota Munafri menjelaskan, program loket mobile pangan ini hadir sebagai bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca Juga : SIM C1 Resmi Hadir di Makassar, Appi Tantang Komunitas Motor Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas

"Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kota Makassar, berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan menjelang Idul Fitri," kata Munafri.

Pernyataan itu disampaikan usai memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, para camat se-Kota Makassar, dan PD Pasar di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026).

Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, pasar murah diharapkan juga menjaga daya beli masyarakat. Program ini berlangsung di titik-titik yang telah ditentukan sekaligus menekan potensi inflasi daerah, yang kerap dipicu oleh lonjakan harga komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur menjelang Lebaran.

Baca Juga : Warga Tamalanrea Menolak Jadi “Tumbal” PSEL, Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Lokasi

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan menjelang hari raya.

Munafri menambahkan, rencana ini diputuskan setelah pemerintah kota menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah dan pihak Kecamatan.

"Kami sudah melakukan koordinasi bersama para camat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindag, serta Bappeda untuk memastikan harga menjelang Idul Fitri tetap stabil," katanya.

Baca Juga : Dari Pekarangan ke Pasar MBG, Urban Farming Makassar Mulai Gerakkan Ekonomi Warga

"Biasanya pada akhir Ramadan, harga mulai naik signifikan dan bisa berdampak pada inflasi. Maka, kami mencari solusi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi," lanjut Munafri.

Mulai Rabu (11/3), Pemerintah Kota akan menurunkan tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah di berbagai titik Kota Makassar.

Pemerintah juga menggandeng Perum Bulog untuk memastikan pasokan bahan pangan tersedia dan dijual dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dekatkan Layanan Adminduk ke Kelurahan, Warga Biringkanaya Kini Tak Perlu Antre Jauh

"Selama sepuluh hari terakhir Ramadan, teman-teman dari Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag akan turun langsung dengan membawa bahan kebutuhan pokok dari Bulog untuk membuat pasar murah di berbagai lokasi setiap hari," jelasnya.

Program ini merupakan bagian dari tugas Pemerintah Kota Makassar untuk mengintensifkan pengendalian inflasi menjelang Idul Fitri melalui pasar murah keliling.

Tahap awal kegiatan dijadwalkan di dua titik, yakni di Jalan Kapasa Raya (halaman Masjid Nurul Amin) dan Kecamatan Mariso, Kelurahan Mattoangin, Kompleks Pesona Dahlia. Sebanyak sembilan unit mobil pasar murah disiapkan untuk berkeliling ke berbagai kecamatan, menekan inflasi yang tercatat 6,23 persen.

Baca Juga : Satgas Drainase Bergerak Cepat, Genangan di Titik Viral Pettarani Berhasil Surut

Dalam operasi pasar, beberapa komoditas disediakan dengan harga lebih terjangkau, di antaranya:

  • Beras SPHP: Rp55.000–Rp58.000 per kemasan
  • Minyak goreng merek Minyak Kita: Rp15.000 per liter
  • Gula pasir: Rp17.500 per kilogram

Munafri menegaskan, setiap hari pemerintah kota akan membuka 8–9 titik pasar murah di berbagai kecamatan sebagai intervensi untuk menjaga stabilitas harga konsumen.

"Ini bagian dari upaya menyambut Idul Fitri sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tidak melonjak terlalu tinggi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pasar murah Makassar #inflasi Makassar #Idul Fitri 2026 #harga bahan pokok #Munafri Arifuddin #pasar keliling #kebutuhan pokok murah #program pangan murah #stabilitas harga
Youtube Jejakfakta.com