Jumat, 13 Maret 2026 14:04

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wawali Makassar Hadiri Penandatanganan MoU DTSEN di Kantor Gubernur Sulsel

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik dalam rangka pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (13/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik dalam rangka pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (13/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menghadiri penandatanganan MoU DTSEN di Kantor Gubernur Sulsel untuk memperkuat pemanfaatan data statistik sebagai dasar pembangunan daerah.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik dalam rangka pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (13/3/2026).

Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga : Pemkab Gowa–BPS Perkuat Desa Berbasis Data, Program Desa Cantik Jadi Kunci Perencanaan Tepat Sasaran

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Makassar hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muh Roem.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya penggunaan data statistik sebagai dasar utama dalam perencanaan serta evaluasi pembangunan daerah.

Menurutnya, banyak kepala daerah memiliki visi pembangunan yang baik, namun sering kali belum dilengkapi dengan parameter yang jelas untuk mengukur keberhasilan program.

Baca Juga : Krisis Air Ancam Layanan RS Mata Makassar, Pemkot–Kemenkes–PDAM Bergerak Cari Solusi Cepat

“Semua kepala daerah memiliki visi yang bagus, tetapi kadang tidak memiliki parameter yang jelas untuk mengukur keberhasilan program. Karena itu, data statistik dari BPS harus menjadi rujukan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa BPS akan terus berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun daerah melalui penyediaan data statistik yang berkualitas.

Ia menilai penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara BPS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadirkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Baca Juga : Makassar Siaga Bencana: Munafri–Aliyah Dorong Kolaborasi Total, Dari Anak-anak hingga Komunitas Jadi Garda Terdepan

“Statistik yang berkualitas harus menjadi kompas pembangunan bagi Sulawesi Selatan maupun seluruh kabupaten dan kota di wilayah ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyambut baik penandatanganan MoU tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat integrasi data antara pemerintah daerah dan lembaga statistik.

Menurutnya, keberadaan data yang akurat sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga : Makassar Tembus Kategori Tertinggi EPPD, Munafri Sebut Penghargaan Kemendagri Buah Kolaborasi Besar

“Data yang akurat sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar tepat sasaran. Dengan dukungan data statistik yang kuat, program pembangunan dapat dirancang lebih terukur dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Aliyah.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus mendukung penyediaan serta pemanfaatan data statistik, termasuk dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Aliyah Mustika Ilham #MoU DTSEN #Data Statistik Sulsel #BPS RI #Andi Sudirman Sulaiman #pembangunan berbasis data #Pemkot Makassar #Sensus Ekonomi 2026
Youtube Jejakfakta.com