Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan ukhuwah sebagai fondasi membangun kota secara bersama. Ajakan tersebut disampaikan saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Darussalam Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, Munafri bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.

Munafri menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga : Makassar Raih Terbaik I Creative Financing 2026, Munafri-Aliyah Borong Penghargaan Regional Sulawesi
“Ini bagian dari silaturahmi kami pemerintah dan masyarakat di tingkat kecamatan. Keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada dukungan masyarakat,” ujar Munafri.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui rangkaian Safari Ramadan yang digelar di berbagai kecamatan.
“Alhamdulillah saya bersama seluruh perangkat SKPD turun langsung ke masyarakat. Dari Subuh hingga malam hari kami melaksanakan Safari Ramadan di berbagai kecamatan,” katanya.
Baca Juga : Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur Makassar Move Lontara+ di MHM 2026, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga
Menurut Munafri, sebaik apa pun program yang disusun pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa respons dan dukungan dari warga.
“Sehebat apa pun program yang dilaksanakan pemerintah kota, kalau tidak direspons dan didukung masyarakat, maka program itu tidak akan pernah berhasil seratus persen,” jelasnya.
Sebaliknya, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal jika hanya berangkat dari keinginan masyarakat tanpa koordinasi dengan pemerintah.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Finish 10K MHM 2026, Lebih dari 12 Ribu Pelari Ramaikan Losari
Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, serta komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan kota.
“Maka dari itu dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan sinergi untuk bisa membangun bersama,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyoroti peran strategis masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang pembinaan sosial masyarakat.
Baca Juga : Ribuan Pelari Padati Losari, Makassar Half Marathon 2026 Jadi Panggung Sport Tourism Indonesia Timur
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat penyelesaian persoalan sosial serta tempat mencetak generasi Islami dan Qur’ani.
“Masjid harus menjadi sarana penyelesaian persoalan sosial dan tempat mencetak generasi Islami, generasi Qur’ani yang menjadi dasar bagi terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Ia pun mendorong agar masjid terus diperbaiki, diperindah, dijaga kebersihannya, serta dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk tempat belajar mengaji bagi anak-anak.
Baca Juga : Wawali Aliyah Dukung KKN Berdampak UNIFA 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Solusi di Tengah Masyarakat
Selain itu, Munafri menekankan pentingnya peran RT/RW sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Pemkot Makassar, kata dia, kini memaksimalkan sistem pemilihan langsung RT/RW agar tokoh yang terpilih benar-benar dikenal dan dipercaya warga.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Munafri juga mengimbau warga yang akan mudik agar melapor kepada RT/RW setempat, khususnya jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Ia juga meminta camat dan jajaran pemerintah wilayah memastikan pengaturan jadwal pengangkutan sampah berjalan optimal selama Ramadan, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada bertambahnya volume sampah.
“Lewat kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk terus menjaga ketertiban, saling menghormati, serta menciptakan suasana kondusif, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan hingga Idulfitri,” tutup Munafri. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




