Rabu, 18 Maret 2026 13:52

Takbiran Tetap Jalan, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Kawal Warga: Tanpa Konvoi dan Petasan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ilustrasi. Pemkot Makassar perbolehkan takbiran tetapi tanpa konvoi dan petasan. @Jejakfakta/Istimewa
Ilustrasi. Pemkot Makassar perbolehkan takbiran tetapi tanpa konvoi dan petasan. @Jejakfakta/Istimewa

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin instruksikan camat dan lurah mengawal takbiran 2026 agar berjalan aman dan tertib. Takbiran tetap diperbolehkan tanpa konvoi dan petasan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah tetap dapat dilaksanakan oleh masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaannya harus berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Sebagai bentuk dukungan, Munafri menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk aktif memfasilitasi serta mengawal kegiatan takbiran di wilayah masing-masing, dengan melibatkan aparat keamanan.

“Takbiran tetap dilaksanakan. Saya minta camat dan lurah berkoordinasi dengan pihak keamanan, memastikan malam takbiran berjalan aman dan tertib di wilayah mereka,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga : Silaturahmi Lebaran, Bupati Gowa Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat

Munafri—yang akrab disapa Appi—kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak melarang takbiran. Pembatasan hanya berlaku pada aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti konvoi kendaraan di jalanan, penggunaan petasan atau mercon, serta knalpot bising.

Sebaliknya, Pemkot justru mendorong pelaksanaan takbiran secara terorganisir di lingkungan masing-masing, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.

“Lewat kecamatan dan kelurahan bersama RT/RW, silakan siapkan pelaksanaan takbir bersama masyarakat di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga : Munafri Dorong “Barru Corner” di Makassar, Strategi Baru Dongkrak Wisata Lintas Daerah

Menurut Munafri, pendekatan ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan antarwarga. Ia menilai malam takbiran bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum sosial yang penting bagi masyarakat.

Pelaksanaan takbiran yang terpusat di wilayah masing-masing juga dinilai mampu menjaga kondusivitas lingkungan, sekaligus mempertahankan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas warga Makassar.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, Munafri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah wilayah dan aparat keamanan. Pengawasan akan diperkuat guna mencegah potensi gangguan selama malam takbiran.

Baca Juga : Reuni Akbar “Putih Abu-Abu 93” di Makassar, Appi Dorong Alumni Jadi Motor Kolaborasi Pembangunan

“Kita berharap masyarakat tetap dapat merayakan malam takbiran dan Idulfitri 2026 dengan penuh suka cita, tanpa mengabaikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#takbiran Makassar 2026 #Munafri Arifuddin #Larangan konvoi takbiran #larangan petasan #malam takbiran aman #Pemkot Makassar #idulfitri
Youtube Jejakfakta.com