Kamis, 19 Maret 2026 10:59

Tarawih Ramadan di Barrang Lompo, Wali Kota Munafri Perkuat Silaturahmi dan Dorong Program Pro Rakyat

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar menutup rangkaian Safari Ramadan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Huimas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar menutup rangkaian Safari Ramadan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Huimas Pemkot Makassar

Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana membangun silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar menutup rangkaian Safari Ramadan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026) malam.

Kunjungan tersebut menjadi penutup agenda Safari Ramadan malam ke-29, setelah hampir sebulan penuh Pemerintah Kota Makassar menyapa masyarakat di seluruh kecamatan, termasuk wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Dalam kunjungan itu, Wali Kota bersama rombongan melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi wujud komitmen dalam mempererat hubungan serta memastikan program pembangunan menyentuh seluruh lapisan warga.

Baca Juga : Makassar Raih Terbaik I Creative Financing 2026, Munafri-Aliyah Borong Penghargaan Regional Sulawesi

"Alhamdulillah, kami kembali melaksanakan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar, di mana kami hadir di tengah masyarakat di seluruh kecamatan tanpa terkecuali," ujar Munafri.

"Dan malam ini kami menutup kegiatan ini di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, khususnya di Pulau Barrang Lompo," sambungnya.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana membangun silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur Makassar Move Lontara+ di MHM 2026, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada dukungan masyarakat, begitu pula sebaliknya.

Munafri menambahkan, melalui pertemuan langsung di masjid, pemerintah dapat mendengar aspirasi warga, mengidentifikasi persoalan di lapangan, serta menentukan langkah prioritas yang tepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Selama bulan Ramadan, Pemkot Makassar menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat Subuh berjamaah, buka puasa bersama, hingga salat Isya dan Tarawih.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Finish 10K MHM 2026, Lebih dari 12 Ribu Pelari Ramaikan Losari

Khusus pada sepuluh malam terakhir Ramadan, pemerintah juga menggelar salat malam (qiyamul lail) di Masjid Balai Kota Makassar setiap pukul 02.00 hingga 04.00 WITA.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada warga kecamatan kepulauan dan kelurahan yang telah memberikan sambutan hangat.

Ia turut menyerahkan bantuan pangan untuk bulan Februari dan Maret bekerja sama dengan Bulog, serta bingkisan bagi marbot dan masyarakat melalui kolaborasi dengan Baznas.

Baca Juga : Ribuan Pelari Padati Losari, Makassar Half Marathon 2026 Jadi Panggung Sport Tourism Indonesia Timur

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan Pemerintah Kota Makassar, khususnya untuk wilayah kepulauan. Salah satunya adalah rencana peluncuran program “Pete-pete Pulau”.

Program ini berupa penyediaan kapal oleh Dinas Perhubungan yang akan beroperasi setiap hari untuk melayani mobilitas antar pulau secara gratis bagi masyarakat.

"Ini untuk memudahkan masyarakat berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya tanpa harus memikirkan biaya transportasi," ujarnya.

Baca Juga : Wawali Aliyah Dukung KKN Berdampak UNIFA 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Solusi di Tengah Masyarakat

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan melalui skema insentif tambahan.

Besaran insentif akan disesuaikan dengan kategori pulau, baik pulau dekat, sedang, maupun jauh.

Munafri juga menekankan peningkatan infrastruktur sebagai salah satu fokus utama, termasuk perbaikan jalan dan paving di sejumlah pulau di Kecamatan Sangkarrang.

Tak hanya itu, persoalan kelistrikan di Pulau Barrang Lompo turut menjadi perhatian serius. Ia menargetkan pasokan listrik di pulau tersebut dapat beroperasi selama 24 jam paling lambat tahun depan.

"Insya Allah, paling lambat tahun depan listrik di Pulau Barrang Lompo bisa menyala 24 jam. Ini penting karena banyak aktivitas masyarakat yang terganggu akibat keterbatasan listrik," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Munafri berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebutuhan dan permasalahan warga dapat direspons secara cepat dan tepat.

"Yang kami inginkan adalah adanya kedekatan, kesamaan, dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat agar semua kebutuhan dapat terselesaikan secara maksimal," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Asisten II Pemkot Makassar, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Selain itu, hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika beserta jajaran kepala bidang, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Bagian Protokol, Camat Sangkarrang, hingga Direktur Umum PD Parkir. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Wali Kota Makassar #Munafri Arifuddin #Safari Ramadan #pulau barrang lompo #Kepulauan Sangkarrang #Program Pete-pete Pulau #Listrik 24 Jam #Barrang Lompo #Pemkot Makassar #Ramadan Makassar 2026 #Infrastruktur kepulauan
Youtube Jejakfakta.com