Sabtu, 04 April 2026 17:41

150 Ton Sampah Gowa Disulap Jadi Energi, PKS Regional Dorong Solusi Konkret Krisis Lingkungan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Sabtu (4/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Sabtu (4/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya pendekatan terpadu antara teknologi Waste to Energy dan pengurangan sampah dari sumber.

Jejakfa,com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa mengambil langkah progresif dalam menjawab persoalan sampah dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Melalui kolaborasi lintas daerah, Gowa menargetkan konversi 150 ton sampah per hari menjadi energi terbarukan.

Penandatanganan PKS ini berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Sabtu (4/4/2026), melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kota Makassar. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pengelolaan sampah regional berbasis teknologi ramah lingkungan.

Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menekan volume sampah harian yang selama ini menjadi tantangan serius.

Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station

“Sebanyak 150 ton sampah per hari akan kita transfer untuk diolah menjadi energi listrik. Ini langkah konkret, meski belum menyelesaikan seluruh persoalan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya produksi sampah di wilayah Gowa, khususnya di kawasan perkotaan, sehingga diperlukan pengawasan ketat dan sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada hilir, Pemkab Gowa juga mendorong penguatan dari sisi hulu melalui edukasi masyarakat dan pengembangan ekonomi sirkular berbasis pemilahan sampah.

Baca Juga : Sinergi Pemkab dan PKK Gowa Kejar Anak Zero Dose, Wabup Turun Langsung Pastikan Tak Ada yang Tertinggal

“Masyarakat harus mulai memilah sampah organik dan anorganik. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga peluang ekonomi bagi warga di desa dan kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya pendekatan terpadu antara teknologi Waste to Energy dan pengurangan sampah dari sumber.

“TPA kita rata-rata sudah berumur 17 tahun dan kapasitasnya terbatas. Tahun 2026, praktik open dumping harus dihentikan. Karena itu, pengurangan dari hulu wajib berjalan paralel,” tegasnya.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkab Gowa dan Lintas Sektor Sukses Bedah Ratusan Rumah, Dorong Nol Persen Kemiskinan Ekstrem

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Azhari Azis, menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi suplai sampah yang telah terpilah.

“Pemilahan harus dimulai dari rumah tangga. Sistem akan jauh lebih efisien jika sampah yang masuk sudah terklasifikasi,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, serta Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman sebagai bentuk konsolidasi lintas wilayah dalam mempercepat reformasi pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Baca Juga : Pesta Siaga Perdana di Gowa, 448 Siswa SD Ditempa Jadi Generasi Berkarakter Sejak Dini

Melalui skema PSEL regional ini, Gowa tidak hanya menargetkan pengurangan beban lingkungan, tetapi juga membuka jalan menuju pemanfaatan sampah sebagai sumber energi baru yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #PSEL Gowa #Sampah jadi energi #pengolahan sampah #Waste to Energy Indonesia #Husniah Talenrang #Sampah 150 ton #Lingkungan HIdup #PKS pengolahan sampah #Energi Terbarukan #pemkab gowa #Husniah
Youtube Jejakfakta.com