Jumat, 17 Juli 2026 10:19

Hari Ketiga Pencarian KM Nurul Salsa, Basarnas Tambah Kapal SAR dan Pesawat Boeing Cari 24 Korban Hilang

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
 Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, memasuki hari ketiga, Jumat (17/7/2026). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar
Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, memasuki hari ketiga, Jumat (17/7/2026). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar

Basarnas Makassar memperkuat operasi SAR hari ketiga tenggelamnya KM Nurul Salsa di Selayar dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737-200. Sebanyak 24 korban masih dalam pencarian.

Jejakfakta.com, SELAYAR – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, memasuki hari ketiga, Jumat (17/7/2026). Untuk mempercepat proses pencarian terhadap puluhan korban yang masih hilang, Basarnas Makassar menambah kekuatan armada laut dan udara.

Hingga hari ketiga operasi, berdasarkan data sementara, dari total 74 orang yang berada di atas kapal, 49 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang meninggal dunia, sementara 24 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan penguatan operasi dilakukan dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737-200 milik Lanud Sultan Hasanuddin untuk memperluas jangkauan pencarian.

Baca Juga : Empat DPD II Tambah Barisan, IAS Kantongi 22 Dukungan dan Kian Kuat Menuju Kursi Golkar Sulsel

KN SAR Kamajaya dengan 32 personel diterjunkan menyisir Sektor II yang memiliki luas area pencarian sekitar 90 nautical mile persegi (nm²) di perairan Selayar.

Sementara itu, unsur udara diperkuat melalui pengerahan pesawat Boeing B737-200 yang membawa 17 personel, guna melakukan pemantauan dari udara di sekitar lokasi kejadian dan wilayah yang diperkirakan menjadi lintasan korban.

Di sisi lain, KRI Marlin 877 tetap melanjutkan operasi di Sektor I dengan cakupan pencarian sekitar 102 nm², sesuai pemetaan Search and Rescue Planning (SARMAP).

Baca Juga : Sinergi BASARNAS dan BPBD Luwu Timur Diperkuat, Antisipasi Bencana Jadi Fokus Utama

"Pada hari ketiga operasi, kami menambah kekuatan SAR dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin. Pembagian sektor pencarian dilakukan berdasarkan analisis SARMAP agar seluruh area yang berpotensi menjadi lokasi korban dapat disisir secara maksimal, baik dari laut maupun udara," ujar Muhammad Arif Anwar.

Menurutnya, strategi pembagian sektor dilakukan berdasarkan analisis arus laut, arah angin, serta kondisi cuaca agar peluang menemukan korban semakin besar.

Operasi pencarian juga melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya TNI AL, TNI AU, BPBD, Polair, Syahbandar, SROP Selayar, serta nelayan setempat yang turut membantu penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Baca Juga : Pemkab Lutim dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Respons Cepat Darurat Maritim

"Kami berharap sinergi seluruh unsur yang terlibat dapat mempercepat proses pencarian. Tim di lapangan akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Kami juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," tambah Arif.

Pada hari ketiga ini, fokus operasi diarahkan pada penyisiran permukaan laut dan pemantauan udara di sekitar lokasi tenggelamnya KM Nurul Salsa, termasuk area yang diperkirakan menjadi arah pergerakan korban berdasarkan kondisi arus, angin, dan cuaca di perairan Selayar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#KM Nurul Salsa #basarnas makassar #KM Nurul Salsa tenggelam #Selayar #Pencarian Korban #KN SAR Kamajaya #Boeing B737-200 #operasi sar #pulau polassi #Basarnas Sulsel
Youtube Jejakfakta.com