Jejakfakta.com, MAKASSAR — Bank Sulselbar kembali mencuri perhatian di sektor keuangan syariah. Tak tanggung-tanggung, bank daerah ini sukses memborong dua penghargaan bergengsi dalam ajang Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Kamis (9/4/2026).
Prestasi tersebut menjadi penegasan bahwa Bank Sulselbar tidak hanya fokus pada layanan perbankan, tetapi juga aktif mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.

Ajang ini merupakan bagian dari program nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang rutin digelar setiap bulan Ramadan. Program tersebut dirancang sebagai strategi OJK untuk memperluas pemahaman publik terhadap prinsip, produk, dan layanan keuangan berbasis syariah.
Baca Juga : Husniah Talenrang Berikan Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel, Siapkan Bonus Umrah bagi Juara
Melalui berbagai pendekatan inovatif seperti kampanye edukasi publik, kompetisi konten digital, literasi komunitas, hingga kolaborasi lintas sektor, GERAK Syariah mendorong industri jasa keuangan untuk lebih aktif menjangkau masyarakat secara luas.
Dalam malam puncak yang digelar di Makassar, Bank Sulselbar berhasil meraih dua kategori sekaligus, yakni:
- Pemenang Lomba Konten Sosial Media Terviral
- Pemenang Kategori Literasi Keuangan Syariah Tersmasif
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Bank Sulselbar dalam mengemas edukasi keuangan syariah secara kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan digital, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga : Bank Sulselbar Resmikan KCS Maros, Perkuat Ekonomi Syariah di Kawasan Strategis Mamminasata
Penghargaan diterima secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Rakhmat Nur Kadir. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan dalam membangun literasi keuangan syariah yang inklusif.
“Penghargaan ini menjadi penguatan atas komitmen kami dalam mendorong literasi keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar program, tetapi bagian dari tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dari sisi kepatuhan, literasi keuangan syariah memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap industri keuangan.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Apresiasi Sinergi Kota Parepare di Hari Jadi ke-66
“Sebagai fungsi kepatuhan, kami memastikan setiap inisiatif tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mengedepankan transparansi, perlindungan konsumen, dan tata kelola yang baik,” tambahnya.
Partisipasi aktif Bank Sulselbar dalam ajang ini memperlihatkan perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung agenda nasional penguatan ekosistem keuangan syariah.
Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus memperluas inovasi layanan berbasis syariah, meningkatkan jangkauan edukasi, serta menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




