Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan ambisi besar dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. Sebanyak 105 kafilah resmi dilepas oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan target tegas: meraih juara umum.
Pelepasan yang berlangsung khidmat di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Jumat (10/4/2026), bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol harapan besar masyarakat terhadap prestasi para peserta di ajang keagamaan bergengsi tersebut.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa capaian posisi kedua tahun sebelumnya harus ditingkatkan menjadi juara umum.
Baca Juga : PGIW Sulselra Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot Makassar, Dukung Program Pembangunan dan Perkuat Toleransi
“Kalau tahun lalu kita juara dua, tahun ini tidak ada alasan untuk tidak juara umum,” tegasnya.
Tak hanya target, Munafri juga menyiapkan motivasi tambahan berupa bonus dua kali lipat bagi kafilah jika berhasil membawa pulang gelar juara umum.
Lebih dari sekadar kompetisi, ia menekankan bahwa para peserta adalah representasi generasi muda Makassar yang tidak hanya unggul dalam kemampuan tilawah, tetapi juga memiliki akidah dan akhlak yang kuat.
Baca Juga : HUT ke-69 Kodam Hasanuddin, Munafri Tegaskan Kolaborasi TNI dan Pemda Kunci Pembangunan Makassar
“Anak-anak kita harus menunjukkan bahwa mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga adab selama mengikuti MTQ, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun jejaring antardaerah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa pelepasan kafilah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter.
Baca Juga : Hari Lahir Pancasila, Munafri Ajak Warga Makassar Jaga Harmoni dan Perkuat Persatuan
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Aliyah berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal sekaligus menjaga nama baik Kota Makassar di tingkat provinsi, serta menjadikan MTQ sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah.
Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Muhammad Syarif, mengungkapkan bahwa total kontingen yang diberangkatkan mencapai 105 orang, terdiri dari peserta, pelatih, dan ofisial.
Baca Juga : Hadiri Sannipata Waisak, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Benteng Toleransi di Tengah Keberagaman
Seluruh cabang lomba diikuti, mulai dari tartil, tilawah berbagai kategori usia, hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, tafsir, fahmil, syahril, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Menurut Syarif, seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan intensif melalui training center (TC), sehingga memiliki peluang besar untuk meraih prestasi terbaik.
“Kita optimistis semua peserta memiliki potensi juara, bahkan juara umum,” ujarnya.
Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki
Pelaksanaan MTQ XXXIV Sulsel di Kabupaten Maros dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026. Para peserta bahkan telah lebih dulu berada di lokasi untuk melakukan persiapan akhir.
Dengan dukungan penuh pemerintah, pelatih, serta doa masyarakat, Makassar kini menatap optimistis panggung MTQ dengan satu tujuan: membawa pulang gelar juara umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




