Ahad, 17 Mei 2026 11:45

Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah: Simbol Perjuangan Hak-Hak Buruh

Editor : Editor JF
Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). @jejakfaktacom/Humas Kemnaker
Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). @jejakfaktacom/Humas Kemnaker

Perjuangan Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil dan mereka yang berada dalam posisi lemah, baik secara ekonomi maupun kekuasaan.

Jejakfakta.com - NGANJUK - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pekerja Indonesia sekaligus pengingat pentingnya perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja. Peresmian dilakukan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa museum ini didedikasikan untuk mengenang perjuangan kaum buruh di Indonesia. "Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ucap Presiden.

Presiden menegaskan bahwa perjuangan Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil dan mereka yang berada dalam posisi lemah, baik secara ekonomi maupun kekuasaan. Ia juga menyinggung nilai kekeluargaan dalam Pancasila yang mengajarkan bahwa pihak yang kuat harus membantu yang lemah.

Baca Juga : Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jatim dan Jateng, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

"Buruh adalah anak-anak bangsa, petani adalah anak-anak bangsa, nelayan adalah anak-anak bangsa. Semuanya," katanya. Presiden berharap peristiwa yang dialami Marsinah tidak terulang kembali di masa mendatang.

Presiden mengungkapkan bahwa gagasan pendirian Museum Marsinah berawal dari aspirasi kalangan buruh yang mengusulkan agar Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Para pimpinan serikat pekerja sepakat mengusulkan nama Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh yang layak mendapatkan penghormatan dari negara.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa Museum Marsinah berfungsi sebagai ruang edukasi yang mendokumentasikan arsip sejarah ketenagakerjaan, termasuk perjuangan penetapan upah minimum, hak cuti hamil, serta hak berserikat. Museum ini diharapkan menjadi pusat studi hukum ketenagakerjaan bagi generasi pekerja baru serta pengingat pentingnya perlindungan hak asasi pekerja agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga : Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak di Luwu Timur, Wabup Puspawati Dorong Desa Lebih Mandiri

Hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta pimpinan serikat pekerja nasional dan internasional, ILO, ATUC, dan ITUC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Presiden #Prabowo Subianto #Marsinah #Peresmian #Buruh
Youtube Jejakfakta.com