Senin, 18 Mei 2026 20:27

Lawan Tantangan Algoritma, Vokasi UNHAS dan KPU Selayar Bangun Demokrasi Kreatif Lewat Konten Digital

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)  Program Studi D-4 Komunikasi Digital Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memperkuat literasi demokrasi berbasis konten digital kreatif, di Ruang Rapat Fakultas Vokasi UNHAS, Senin (18/5/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Studi D-4 Komunikasi Digital Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memperkuat literasi demokrasi berbasis konten digital kreatif, di Ruang Rapat Fakultas Vokasi UNHAS, Senin (18/5/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Vokasi UNHAS dan KPU Kepulauan Selayar berkolaborasi membangun demokrasi kreatif lewat konten digital. Mahasiswa dilibatkan memproduksi edukasi pemilu berbasis algoritma media sosial.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan algoritma media sosial yang kian dinamis, Program Studi D-4 Komunikasi Digital Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin resmi menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memperkuat literasi demokrasi berbasis konten digital kreatif.

Kolaborasi strategis itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Rapat Fakultas Vokasi UNHAS, Senin (18/5/2026). Kerja sama ini menjadi langkah konkret menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital, khususnya dalam penyebaran informasi kepemiluan yang sehat, edukatif, dan mampu bersaing di tengah algoritma media sosial.

Sebagai fakultas vokasi yang mengedepankan 70 persen pembelajaran praktik dan telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 250 institusi dalam kurun kurang dari empat tahun, Fakultas Vokasi UNHAS membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik komunikasi publik.

Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa Komunikasi Digital akan mendapatkan kesempatan mengikuti program magang eksklusif di lingkungan KPU Kabupaten Kepulauan Selayar. Mereka akan dilibatkan dalam produksi konten komunikasi publik yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat digital saat ini.

Tak hanya itu, kolaborasi ini juga menghadirkan “Laboratorium Demokrasi”, sebuah wadah pembelajaran langsung mengenai tahapan Pilkada, pendidikan pemilih, hingga praktik demokrasi bersama para penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH, menilai kebutuhan masyarakat terhadap informasi visual dan digital kini semakin tinggi. Menurutnya, tantangan utama KPU saat ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan pesan publik mampu menjangkau masyarakat di tengah persaingan algoritma media sosial.

Baca Juga : Akhiri Praktik Lama, Munafri Terapkan Sistem Merit Digital untuk Karier ASN Makassar

“Minat masyarakat saat ini sangat besar terhadap informasi visual di media sosial. Kebutuhan informasi digital ini bukan lagi sekadar kebutuhan KPU, tetapi juga kebutuhan masyarakat Selayar secara umum. Kami ingin kerja sama ini benar-benar melahirkan program nyata yang berkelanjutan, bukan hanya dokumen di atas kertas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi D-4 Komunikasi Digital, Vinanda Cinta Cendekia Putri, S.Sos., M.I.Kom, mengatakan mahasiswa telah dibekali kemampuan memahami algoritma media sosial sekaligus strategi produksi konten digital berbasis data.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi ruang implementasi nyata bagi mahasiswa untuk menciptakan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menyebarkan pesan demokrasi secara positif dan edukatif.

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Siapkan Penyesuaian Tarif Air Demi Pelayanan Berkelanjutan

“Salah satu core mata kuliah kami berkaitan langsung dengan algoritma media sosial dan digital. Melalui kerja sama ini, mahasiswa ditantang untuk mengimplementasikan ilmu tersebut secara langsung, menciptakan konten kreatif yang mampu menembus batas algoritma guna menyebarkan pesan demokrasi yang positif,” jelasnya.

Penandatanganan kerja sama dipimpin Wakil Dekan I Fakultas Vokasi UNHAS, Prof. Dr. Ida Leida Maria, SKM., MKM., M.Sc.PH bersama Ketua KPU Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH.

Kegiatan itu turut disaksikan Wakil Dekan II Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Zainuddin, M.Si., Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Sulsel, Hasruddin Husain, S.H., M.H., serta Muhammad Arsat selaku Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Kepulauan Selayar beserta jajaran sekretariat.

Baca Juga : Wabup Lutim Dorong Sistem Merit ASN, Manajemen Talenta Jadi Kunci Birokrasi Profesional

Lewat kolaborasi ini, Fakultas Vokasi UNHAS dan KPU Kepulauan Selayar menargetkan lahirnya ekosistem komunikasi publik yang lebih sehat, kreatif, dan mampu meningkatkan literasi demokrasi masyarakat Sulawesi Selatan di era digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Vokasi Unhas #KPU Selayar #Komunikasi Digital UNHAS #demokrasi digital #algoritma media sosial #Literasi Digital #Pendidikan Pemilih #konten kreatif pemilu #Sulawesi Selatan #mahasiswa komunikasi digital
Youtube Jejakfakta.com