Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam penanganan bencana saat membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas TRC Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Golden House, Rabu (20/05/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sumber daya manusia kebencanaan agar lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat di wilayah Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM TRC sangat penting untuk membekali peserta dalam menjalankan misi penyelamatan secara profesional, bertanggung jawab, dan terukur.
Baca Juga : Pemkab Lutim dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Respons Cepat Darurat Maritim
“Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan program Crisis Centre dan Sekolah Edukasi Bencana yang merupakan bagian dari kegiatan prioritas BPBD Kabupaten Luwu Timur,” ujar Aini.
Ia menambahkan, materi pelatihan harus mampu menjawab kebutuhan peserta terkait metode dan strategi penanganan bencana yang tepat sesuai kondisi daerah.
“Saya berharap tim ini mempunyai kemampuan standar penanganan bencana dan mempunyai kesadaran pribadi yang tinggi untuk melakukan kegiatan kemanusiaan,” tuturnya.
Baca Juga : Siaga El Nino, BPBD Gowa Perkuat Koordinasi Cegah Krisis Air hingga Karhutla
Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta dalam menangani bencana sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap upaya penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Luwu Timur, Iskandar Muda, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan guna mewujudkan TRC yang terlatih dan siap siaga dalam penanggulangan bencana.
“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 45 anggota Tim TRC,” jelas Iskandar.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Apel Siaga di HKBN 2026, BPBD Luncurkan Program SALAMA untuk Edukasi Anak
Pelatihan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Unit Pos Siaga SAR Sorowako, Reppind, dan HIRA Speleologi Club, Saibin Tasbi, yang memberikan materi terkait teknik penanganan dan penyelamatan kebencanaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




