Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pascabanjir yang melanda Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pemerintah daerah bergerak cepat melakukan pembersihan di sejumlah titik terdampak, Selasa (5/5/2026). Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga mencegah munculnya penyakit akibat lumpur dan sampah sisa banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur bersama sejumlah unsur terkait turun langsung membersihkan rumah warga, fasilitas umum, hingga saluran drainase yang tersumbat. Kegiatan tersebut melibatkan personel Damkar, Tagana, Satpol PP, serta masyarakat setempat yang bergotong royong sejak pagi hari.

Kepala BPBD Lutim April menyebutkan, percepatan pembersihan menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan risiko kesehatan pascabanjir bisa ditekan.
Baca Juga : Puluhan Tahun Berdiri di Atas Drainase, 40 Lapak di Mariso Ditertibkan Secara Humanis
“Pembersihan pascabanjir ini penting untuk mencegah munculnya penyakit serta mempercepat pemulihan lingkungan warga. Kami juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang ikut bergotong royong,” ujarnya.
Selain membersihkan lumpur yang menutupi permukiman, petugas juga mengangkut sampah yang terbawa arus banjir agar tidak menyumbat drainase dan memicu genangan baru saat hujan turun.
Warga Desa Ussu menyambut baik aksi cepat yang dilakukan pemerintah dan relawan. Mereka berharap penanganan lanjutan, termasuk normalisasi saluran air, dapat segera dilakukan guna meminimalisasi potensi banjir susulan.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Resmikan Yuai Lab & Clinic di Malili, Akses Kesehatan Makin Dekat
Kegiatan pembersihan berlangsung dengan melibatkan alat kebersihan dan armada pendukung untuk mempercepat proses evakuasi sampah di kawasan terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




