Senin, 15 Juni 2026 22:11

Kabid PPKL DLH Luwu Timur Esti Purwaningsih Apresiasi PM WTC Raih Kalpataru Adya 2026

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pejuang Muda Wija To Cerekang (PM WTC) yang berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Pejuang Muda Wija To Cerekang (PM WTC) yang berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Kabid PPKL DLH Luwu Timur Esti Purwaningsih mengapresiasi PM WTC Cerekang yang meraih Penghargaan Kalpataru Adya 2026 atas dedikasi menjaga lingkungan.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur, Esti Purwaningsih, mengapresiasi capaian Pejuang Muda Wija To Cerekang (PM WTC) yang berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH).

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 2306 Tahun 2026 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2026 dan diserahkan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Esti Purwaningsih menilai penghargaan yang diraih PM WTC menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur karena mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional melalui aksi nyata pelestarian lingkungan.

Baca Juga : Percepat Status Nasional, Bupati Luwu Timur Lobi Badan Geologi untuk Geopark Matano

“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur. PM WTC telah menunjukkan peran nyata dalam menjaga dan menyelamatkan lingkungan, khususnya di kawasan Sungai dan Hutan Cerekang,” ujar Esti.

Menurutnya, penghargaan Kalpataru Adya merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap dedikasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Esti juga menegaskan, DLH Luwu Timur akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan PM WTC maupun komunitas lingkungan lainnya di daerah tersebut.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Makassar Jadi Kota Berkelanjutan di Forum Lingkungan Nasional

“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan ikut menjaga ekosistem yang ada di Luwu Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PM WTC, Adnan, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima komunitasnya. Ia menyebut penghargaan tersebut bukan hanya milik pribadi maupun organisasi, tetapi juga milik seluruh masyarakat Cerekang dan pihak yang selama ini mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tetapi milik seluruh anggota PM WTC, masyarakat Cerekang, dan semua pihak yang selama ini mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah kami,” kata Adnan.

Baca Juga : Perintis Lingkungan Asal Gowa Raih Kalpataru 2026, Berawal dari Rumah Koran

Penghargaan Kalpataru merupakan penghargaan tertinggi pemerintah di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada individu maupun kelompok yang berjasa dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan.

Kategori Adya diberikan kepada penerima yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Penghargaan Kalpataru Adya 2026 yang diterima PM WTC menjadi pengakuan nasional atas komitmen komunitas tersebut dalam menjaga kelestarian ekosistem Cerekang sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kalpataru Adya 2026 #PM WTC #Pejuang Muda Wija To Cerekang #Esti Purwaningsih #DLH Luwu Timur #Hutan Cerekang #Sungai Cerekang #penghargaan lingkungan #pelestarian lingkungan #Hari Lingkungan Hidup #Luwu Timur #Lingkungan HIdup #generasi muda peduli lingkungan #Kalpataru 2026
Youtube Jejakfakta.com