Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Suasana penuh semangat mewarnai Bundaran Batara Guru, Malili, saat ribuan peserta mengikuti Fun Run Juara 2026 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ahad (21/6/2026).
Namun Fun Run tahun ini tidak sekadar ajang olahraga massal. Di tengah riuh langkah para pelari, terselip misi penting: edukasi penyelamatan nyawa bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kasus henti jantung mendadak.

Melalui kampanye langsung di lokasi kegiatan, para perawat dari PPNI Luwu Timur memperagakan langkah-langkah pertolongan pertama saat menemukan korban henti jantung mendadak. Edukasi ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah peserta yang memadati area acara.
Baca Juga : 84 Anak Luwu Timur Siap Taklukkan Olimpiade Aritmatika Nasional 2026 di Makassar
Salah satu perawat edukator, Mirda Mardan, S.Kep., Ns, menegaskan bahwa respons cepat adalah kunci utama dalam situasi darurat tersebut.
“Ada dua hal yang harus dilakukan jika kita melihat seseorang sakit jantung yaitu, respon segera dan tangani segera,” ujarnya.
Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana tindakan awal yang tepat—sebelum tenaga medis tiba—dapat meningkatkan peluang keselamatan korban secara signifikan.
Baca Juga : Bupati Irwan Lepas 14 ASN Purna Bhakti, Dua Kepala Dinas Resmi Pensiun
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turut hadir dan memberikan apresiasi atas inovasi kegiatan yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan kepedulian sosial ini.
Ia menilai kegiatan seperti Fun Run Juara tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,” kata Bupati.
Baca Juga : 3.000 Pelari Ikuti Fun Run Juara 2026 di Luwu Timur, Bupati Irwan Gandakan Bonus Finisher
PPNI Luwu Timur berharap, edukasi yang disisipkan dalam kegiatan massal seperti Fun Run dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Tujuannya sederhana namun vital: agar warga memiliki pengetahuan dasar pertolongan pertama sehingga mampu membantu korban sebelum bantuan medis datang.
Dengan konsep ini, Fun Run Juara 2026 tidak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga momentum penguatan literasi kesehatan publik di Luwu Timur. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




