Selasa, 07 Juli 2026 09:57

Penataan Telkomas Berjalan Damai, Pedagang Bongkar Lapak Secara Mandiri

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Sebanyak 20 lapak yang berdiri di atas fasilitas umum berhasil dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya di kawasan Telkomas, Kecamatan Biringkanaya. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Sebanyak 20 lapak yang berdiri di atas fasilitas umum berhasil dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya di kawasan Telkomas, Kecamatan Biringkanaya. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Sebanyak 20 lapak di kawasan Telkomas, Makassar, dibongkar secara mandiri setelah pendekatan humanis yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Biringkanaya. Penataan berlangsung aman tanpa konflik.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pendekatan humanis yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar membuahkan hasil dalam penataan kawasan Telkomas, Kecamatan Biringkanaya. Sebanyak 20 lapak yang berdiri di atas fasilitas umum berhasil dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya tanpa menimbulkan gesekan maupun konflik.

Keberhasilan tersebut menjadi contoh bahwa penataan kawasan tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan represif. Melalui dialog, sosialisasi, edukasi, dan pendekatan kekeluargaan, pemerintah mampu membangun kesepahaman dengan para pedagang mengenai pentingnya mengembalikan fungsi fasilitas umum.

Usai proses pembongkaran mandiri, Pemerintah Kecamatan Biringkanaya bersama Pemerintah Kelurahan Berua melanjutkan pembersihan sisa-sisa bangunan di sepanjang jalan masuk Kompleks Telkomas, RT 05 RW 04, Kelurahan Berua, Senin (6/7).

Baca Juga : Sekolah Pulau Sangkarrang Jadi Sorotan, Makassar Usulkan 79 Sekolah untuk Revitalisasi

Camat Biringkanaya, Maharuddin, mengatakan pemerintah sejak awal mengedepankan komunikasi sebagai langkah utama dalam proses penataan kawasan.

"Kami mengutamakan pendekatan humanis. Sebelum dilakukan penertiban, kami berdialog dengan para pedagang, memberikan edukasi, serta waktu yang cukup agar mereka dapat membongkar lapaknya secara mandiri," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, mayoritas pedagang menerima penjelasan pemerintah dan memilih membongkar bangunannya sendiri setelah memahami tujuan penataan kawasan.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta 248 Mahasiswa KKN Unhas Jadi Agen Zero Waste dan Urban Farming

"Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif sehingga proses berjalan aman dan tertib," katanya.

Maharuddin mengungkapkan, sekitar 20 lapak yang selama ini memanfaatkan fasilitas umum telah direlokasi maupun dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Bahkan, beberapa di antaranya telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun.

Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat menghasilkan solusi tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Baca Juga : BAZNAS RI Tetapkan Lima Pimpinan BAZNAS Makassar, Pemkot Tegaskan Seleksi Berjalan Transparan dan Sesuai Mekanisme

"Kami akan terus melakukan penataan secara bertahap di seluruh wilayah Kecamatan Biringkanaya terhadap bangunan yang memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya," jelasnya.

Penataan kawasan ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi fasilitas umum, memperlancar arus lalu lintas, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Telkomas.

Maharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah mendukung upaya pemerintah sehingga seluruh proses berlangsung lancar.

Baca Juga : Buka Bimtek SAKIP 2026, Munafri Soroti Turunnya Nilai Akuntabilitas Pemkot Makassar

"Kami tetap mengedepankan dialog, edukasi, dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membongkar sendiri bangunannya," tegasnya.

Sementara itu, Lurah Berua, Andi Surianti, menyebut keberhasilan pembongkaran mandiri merupakan hasil komunikasi yang intensif antara pemerintah dan masyarakat.

"Lapak-lapak yang telah berdiri kurang lebih selama 30 tahun akhirnya dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya setelah kami melakukan pendekatan secara persuasif," ujarnya.

Baca Juga : Walikota Cup 2026 Dimulai, Munafri Dorong Pembinaan Usia Dini dan Kompetisi Berkelanjutan

Ia berharap penataan kawasan menjadi langkah awal menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman, dan nyaman sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas umum untuk kepentingan masyarakat luas.

"Kami berharap kerja sama semua pihak. Kami bersama Pemerintah Kecamatan Biringkanaya turun langsung membersihkan sisa-sisa bangunan agar kawasan ini kembali bersih, tertata, dan nyaman dilalui masyarakat," tutupnya.

Kegiatan pembersihan dipimpin langsung oleh Camat Biringkanaya Maharuddin didampingi Sekretaris Kecamatan Biringkanaya Ryan Nugraha Palamba Tarukallo, Lurah Berua Andi Surianti, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Biringkanaya Adi Muliadi Jacub Sammana, personel BKO Satpol PP Kecamatan Biringkanaya, Ketua RT 05 Mayor Purnawirawan Sattu Pakanan, serta Ketua RW 04 Firman. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Telkomas #Biringkanaya #Berua #pembongkaran lapak #penataan kawasan #fasilitas umum #Pemkot Makassar #Pedagang #Satpol PP #Infrastruktur
Youtube Jejakfakta.com