Kamis, 25 Juni 2026 20:06

DLH Luwu Timur Perkuat Peran Pengawas Sekolah Dorong Gerakan Sekolah Peduli Lingkungan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pendampingan Pengisian Dokumen Adiwiyata melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2026. @Jejakfakta/dok. Ist.
Pendampingan Pengisian Dokumen Adiwiyata melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2026. @Jejakfakta/dok. Ist.

DLH Luwu Timur memperkuat Program Adiwiyata melalui sosialisasi bagi pengawas sekolah dan pendampingan SIDIA bagi 28 calon sekolah Adiwiyata tahun 2026.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui Program Adiwiyata. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Sosialisasi Program Adiwiyata bagi Pengawas Sekolah/Madrasah se-Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Luwu Timur ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta memperkuat peran pengawas sekolah dan madrasah dalam pembinaan, pendampingan, dan pengawasan pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, mengatakan bahwa keterlibatan pengawas sekolah menjadi bagian penting dalam memastikan program Adiwiyata berjalan secara berkelanjutan di setiap satuan pendidikan.

Baca Juga : DLH Luwu Timur Evaluasi Kualitas Air Semester I 2026, Pastikan Lingkungan Tetap Terjaga

“Pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam mendorong sekolah agar tidak hanya memenuhi administrasi Program Adiwiyata, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari warga sekolah,” ujar Umar Hasan Dalle.

Menurutnya, keberhasilan Program Adiwiyata membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DLH, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, hingga peserta didik.

“Kami berharap melalui sinergi bersama, sekolah-sekolah di Luwu Timur dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang baik, mulai dari pengurangan sampah, penghijauan, hingga penerapan perilaku ramah lingkungan,” tambahnya.

Baca Juga : Kabid PPKL DLH Luwu Timur Esti Purwaningsih Apresiasi PM WTC Raih Kalpataru Adya 2026

Selain sosialisasi kepada pengawas sekolah/madrasah, DLH Luwu Timur juga melaksanakan kegiatan Pendampingan Pengisian Dokumen Adiwiyata melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2026.

Kegiatan pendampingan yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 28 sekolah calon peserta Adiwiyata dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Luwu Timur.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Luwu Timur, Esti Purwaningsih, menjelaskan bahwa pendampingan SIDIA dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tim Adiwiyata sekolah dalam menyiapkan dokumen sesuai dengan indikator dan kriteria yang telah ditetapkan.

Baca Juga : DLH Luwu Timur Ekspose Inventarisasi Gas Rumah Kaca 2025, Perkuat Data Pembangunan Rendah Emisi

“Pendampingan ini kami lakukan agar sekolah lebih memahami proses penginputan data, kelengkapan dokumen pendukung, serta pemenuhan kriteria Program Adiwiyata melalui aplikasi SIDIA. Harapannya, seluruh calon peserta dapat menyusun dokumen secara tepat dan memenuhi standar yang dipersyaratkan,” jelas Esti.

Ia menambahkan, Program Adiwiyata bukan hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi menjadi upaya membangun karakter warga sekolah agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Sekolah Adiwiyata adalah bagian dari upaya membentuk generasi yang memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Budaya bersih, hemat energi, pengelolaan sampah, dan penghijauan harus menjadi kebiasaan yang terus dilakukan,” katanya.

Baca Juga : DWP Luwu Timur Tanamkan Budaya Pilah Sampah Lewat Pembelajaran Interaktif di TK Al Muhajirin

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DLH Luwu Timur berharap semakin banyak sekolah yang mampu menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), sehingga mendukung terwujudnya Kabupaten Luwu Timur yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#DLH Luwu Timur #Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur #Program Adiwiyata #Sekolah Adiwiyata Luwu Timur #SIDIA Adiwiyata #CSAM 2026 #CSAN 2026 #PBLHS #sekolah peduli lingkungan #lingkungan hidup Luwu Timur
Youtube Jejakfakta.com