Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur terus menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui inovasi “Dukcapil Juara Melayani dari Desa”.
Melalui inovasi tersebut, Dukcapil Luwu Timur melakukan pelayanan langsung dengan menyisir wilayah Seberang Danau Towuti. Pelayanan berlangsung selama tiga hari, 9 hingga 11 September 2026, yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Rante Angin.

Enam desa menjadi sasaran pelayanan, masing-masing Desa Rante Angin, Tokalimbo, Bantilang, Matompi, Masiku, dan Loeha.
Baca Juga : Wabup Puspawati Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD Luwu Timur 2026

Menariknya, pelayanan dilakukan mulai pagi hingga pukul 00.00 WITA untuk memastikan masyarakat mendapatkan kesempatan mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan ke Malili.
Kepala Bidang Catatan Sipil Dukcapil Luwu Timur, Rosmala Dewi, menjelaskan bahwa inovasi tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan, khususnya mereka yang berada di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
“Sebelum kita melakukan pelayanan, ternyata masih banyak masyarakat belum memiliki dokumen, belum merekam, belum aktifkan IKD dan Alhamdulillah dengan banyaknya permasalahan bisa terselesaikan tanpa harus ke kabupaten,” tuturnya, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga : Hadiri Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, Bupati Irwan Dorong ASN Perkuat Nilai Keagamaan
Rosmala mengungkapkan, kehadiran pelayanan langsung tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui inovasi Dukcapil Juara yang dinilai mampu menyisir daerah-daerah terpencil dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan administrasi kependudukan.
“Masyarakat juga berharap pelayanan serupa dapat kembali dilakukan di wilayah Seberang Danau Towuti,” ungkap Rosmala Dewi.
Kepala Desa Rante Angin, Sapiuddin, turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, atas kehadiran dan pelayanan langsung kepada masyarakat di Desa Rante Angin.
Baca Juga : 16 Tim Dayung Meriahkan HUT RI ke-81 di Sungai Malili, Bupati Irwan: Utamakan Kebersamaan
Ia menilai, kehadiran Dukcapil untuk melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat sangat membantu dan meringankan beban warga. Masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya maupun meluangkan waktu untuk datang ke Malili hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Kami mewakili teman-teman dari desa se-Loeha Raya (Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo) berharap pelayanan ini tetap berlanjut. Kalau bisa dilakukan dua kali setahun,” pinta Sapiuddin.
Selama tiga hari pelaksanaan, pelayanan Dukcapil Juara Melayani dari Desa berhasil menerbitkan sebanyak 841 dokumen administrasi kependudukan.
Baca Juga : WALHI Soroti Operasi Gakkum di Loeha Raya, Sebut Ada Kepentingan Vale di Balik Penangkapan Petani
Rinciannya, layanan KTP sebanyak 251 dokumen, Kartu Keluarga 195 dokumen, Kartu Identitas Anak 196 dokumen, Identitas Kependudukan Digital (IKD) 89 dokumen, Surat Pindah 13 dokumen, Akta Kelahiran 90 dokumen, serta Akta Kematian sebanyak 7 dokumen.
Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan dengan pola jemput bola mampu memangkas jarak dan memudahkan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan hak atas pelayanan administrasi kependudukan. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



