Ahad, 26 Juli 2026 23:18

Golkar Sulsel Kembalikan Rekrutmen Kader Lewat Organisasi Pendiri, Bidik Generasi Muda Menuju Pemilu 2029

Editor : Redaksi
Penulis : Erwin Ijarta
Ketua Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin memberikan pengarahan pada Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26/7/2026). @Jejakfakta/dok. Ist.
Ketua Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin memberikan pengarahan pada Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26/7/2026). @Jejakfakta/dok. Ist.

Golkar Sulsel menegaskan rekrutmen kader akan kembali melalui organisasi pendiri seperti Kosgoro 1957. Fokus pada kaderisasi, pendidikan politik, dan generasi muda menuju Pemilu 2029.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Partai Golkar Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya mengembalikan pola rekrutmen kader melalui organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar sebagai langkah memperkuat kaderisasi menghadapi Pemilu 2029.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, saat memberikan pengarahan pada Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26/7/2026).

Menurut Ilham, organisasi pendiri seperti Kosgoro 1957 harus kembali menjadi wadah utama dalam mencetak kader-kader berkualitas sebelum bergabung secara resmi ke Partai Golkar.

Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Langsung Bentuk Tim Formatur dan Terima Pataka Partai

"Yang paling penting sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana Kosgoro betul-betul mampu mempersiapkan kader-kadernya untuk menjadi batu loncatan masuk di Partai Golkar. Kita ingin seluruh rekrutmen kader itu berasal dari organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar," ujarnya.

Ilham mengakui, pascareformasi peran organisasi-organisasi pendiri Partai Golkar mengalami penurunan. Karena itu, kepengurusan baru Kosgoro 1957 diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi kaderisasi secara sistematis dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, proses kaderisasi tidak cukup hanya berorientasi pada jabatan politik. Menurutnya, kader harus lebih dahulu membangun rekam jejak melalui pengabdian nyata kepada masyarakat agar memiliki legitimasi ketika dipercaya mengemban amanah politik.

Baca Juga : Bahlil Lempar Sinyal Cicu Gabung Golkar: "Mudah-mudahan Bisa Satu Arah"

"Kaderisasi harus dilakukan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pengabdian menjadi modal utama sebelum seseorang memasuki dunia politik," katanya.

Selain itu, Ilham meminta Kosgoro 1957 menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi yang mampu menghadirkan pencerahan politik sekaligus pengabdian sosial akan lebih mudah menarik minat masyarakat untuk bergabung dan menjadi kader Partai Golkar.

"Kalau Kosgoro mampu memberikan pencerahan politik kepada masyarakat dan menghadirkan pengabdian yang nyata, saya yakin akan semakin banyak masyarakat yang bergabung. Dari situlah kader ditempa sebelum masuk ke Partai Golkar," tambahnya.

Baca Juga : Buka Musda Golkar Sulsel, Bahlil Tegaskan Diskresi untuk IAS Sesuai AD/ART

Ilham juga mengingatkan pentingnya membaca perubahan demografi pemilih pada Pemilu 2029. Ia menyebut mayoritas pemilih nantinya berasal dari kalangan milenial, Generasi Z, dan pemilih pemula sehingga pendekatan organisasi harus lebih terbuka, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, serta memberi ruang luas bagi generasi muda untuk berkreasi.

Sementara itu, Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel, Haris Yasin Limpo, menyatakan organisasinya siap menindaklanjuti arahan tersebut melalui penguatan kaderisasi hingga ke daerah.

Menurut Haris, kepengurusan Kosgoro akan diperkuat melalui kolaborasi kader senior dan generasi muda agar mampu menjawab tantangan politik di masa mendatang.

Baca Juga : Bahlil Instruksikan Golkar Sulsel Bergerak Cepat Usai Musda, Konsolidasi hingga Ranting Jadi Prioritas

"Kami ingin mempersiapkan kader-kader muda yang nantinya siap masuk dalam kontestasi politik. Semua ini dalam rangka pemenangan Partai Golkar pada pemilu yang akan datang," kata Haris.

Dengan strategi tersebut, Golkar Sulsel berharap proses regenerasi kepemimpinan partai berjalan lebih terstruktur sekaligus mampu melahirkan kader-kader yang memiliki pengalaman pengabdian dan kesiapan menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Golkar Sulsel #Ilham Arief Sirajuddin #Kosgoro 1957 Sulsel #haris yasin limpo #Rekrutmen Kader Golkar #Kaderisasi Partai Golkar #Organisasi Pendiri Golkar #Pemilu 2029 #Politik Sulawesi Selatan #DPD I Golkar Sulsel #pendidikan politik #generasi Z #milenial
Youtube Jejakfakta.com