Kamis, 30 Juli 2026 14:12

Pemkab Gowa Fasilitasi HaKI untuk UMKM, Produk Lokal Gowa Siap Naik Kelas

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Workshop Fasilitasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) Kabupaten Gowa Tahun 2026 yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (30/7/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Workshop Fasilitasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) Kabupaten Gowa Tahun 2026 yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (30/7/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa menggelar Workshop Fasilitasi HaKI 2026 untuk mendorong pelaku UMKM melindungi merek, desain, dan inovasi guna meningkatkan daya saing serta nilai ekonomi produk lokal.

Jejakfakta.com, GOWA – Produk UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas. Merek, desain, karya, dan inovasi yang menjadi identitas produk juga perlu dilindungi agar memiliki kepastian hukum serta dapat dikembangkan menjadi aset bernilai ekonomi.

Hal inilah yang didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Workshop Fasilitasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) Kabupaten Gowa Tahun 2026 yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (30/7/2026).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Gowa, Muh. Taslim, mengatakan fasilitasi HaKI diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual.

Baca Juga : Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD, Wabup Gowa: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Daerah

"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada peningkatan pemahaman saja. Masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan mulai melindungi karya, merek, dan inovasi yang mereka hasilkan," ujarnya.

Menurut Taslim, perlindungan HaKI tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang bagi produk dan karya lokal untuk memiliki nilai tambah yang lebih besar.

"Perlindungan HaKI merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi yang kuat. Ini juga menjadi salah satu cara meningkatkan daya saing produk daerah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Gowa," jelasnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Pembelajaran di SMPN 1 Sungguminasa, Pastikan Kesiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dan memberikan berbagai bentuk fasilitasi agar kreativitas masyarakat dapat berkembang menjadi inovasi yang bernilai ekonomi dan sosial.

"Kami akan terus mendorong kolaborasi dan fasilitasi agar potensi inovasi serta kreativitas masyarakat dapat berkembang. Harapannya, karya dan produk yang lahir dari Gowa semakin terlindungi, memiliki nilai tambah, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas," pungkasnya.

Sementara itu, narasumber dari Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Fatimah Dwi Safitri, S.H., membawakan materi bertajuk "Pengembangan dan Pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual di Kabupaten Gowa."

Baca Juga : Galeri Mini Dekranasda Gowa Resmi Dibuka, Wadah Pembinaan dan Promosi Produk UMKM Lokal

Menurutnya, HaKI harus dipandang sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi dan dapat terus dikembangkan.

"HaKI perlu dipandang sebagai aset yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan. Ketika kekayaan intelektual telah terlindungi, masyarakat dan pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan, mengelola, serta meningkatkan nilai ekonomi dari karya yang dimiliki," jelasnya.

Melalui kegiatan yang diikuti perangkat daerah terkait dan pelaku UMKM tersebut, Pemkab Gowa mendorong para pelaku usaha agar tidak hanya fokus menghasilkan produk, tetapi juga mulai membangun aset kekayaan intelektual yang mampu memperkuat identitas, meningkatkan daya saing, serta mendukung keberlanjutan usaha di masa depan. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #HaKI Gowa #hak kekayaan intelektual #UMKM Gowa #Workshop HaKI 2026 #Balitbang Gowa #Muh Taslim #Kementerian Hukum Sulsel #perlindungan merek #produk lokal #inovasi UMKM #Ekonomi Kreatif
Youtube Jejakfakta.com