Jejakfakta.com, PAREPARE — Ketua DPD Partai Golkar Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan, mengungkapkan kerinduan kader Golkar Parepare untuk bertemu langsung dengan Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Kerinduan tersebut terlihat dari antusiasme kader saat menyambut kedatangan IAS dalam agenda roadshow di Kota Parepare.

Pertemuan itu digelar di kediaman Taufan Pawe, mantan Ketua DPD Partai Golkar Sulsel yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Baca Juga : IAS: Semua Generasi Harus Mendapat Ruang di Golkar
“Rindu sekali. Lama sekali mi Pak IAS ditunggu. Selamat datang,” kata Erna Taufan saat menyambut IAS.
Menurut Erna, antusiasme kader bahkan membuat sejumlah pengurus perempuan sudah berada di lokasi sejak siang. Tingginya antusiasme tersebut membuat agenda yang semula direncanakan berlangsung pada malam hari dimajukan.
Erna mengatakan, sambutan hangat tersebut menunjukkan bahwa banyak kader Golkar Parepare memiliki kedekatan emosional dengan IAS.
Baca Juga : Ketua Harian Golkar Enrekang: Kembalinya IAS Jadi Berkah bagi Partai
“Banyak yang cinta Pak IAS,” ujarnya.
Kehadiran IAS juga mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan kader yang memenuhi kediaman Taufan Pawe.
Dalam kesempatan tersebut, IAS menyampaikan terima kasih atas sambutan keluarga besar Partai Golkar Parepare.
Baca Juga : Ketua Golkar Pinrang Singgung Soal Kekeringan Saat Terima Roadshow IAS
Ia mengungkapkan, perjalanan menuju Musda hingga proses dirinya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulsel bukanlah perjalanan yang mudah.
Namun, menurut IAS, seluruh proses tersebut harus ditempatkan sebagai bagian dari perjalanan organisasi.
Karena itu, setelah Musda selesai dan dirinya dipercaya memimpin Golkar Sulsel, IAS menegaskan tidak boleh ada lagi sekat berdasarkan pilihan dalam proses politik sebelumnya.
Baca Juga : Kunjungi Sekretariat Golkar Parepare, IAS Ingatkan Kader Pentingnya Kemampuan Adaptasi
“Saya bukan milik kelompok yang memilih saya. Saya milik seluruh kader Golkar.”
IAS mengatakan, amanah sebagai ketua merupakan tanggung jawab untuk merangkul seluruh kader dan membangun Partai Golkar Sulsel secara bersama-sama.
Ia menegaskan, hasil Musda harus menjadi titik awal untuk bekerja, bukan memperpanjang perbedaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




