Jumat, 14 Agustus 2026 18:16

Rp2,5 Miliar Jadi Rp52,3 Miliar, MHM 2026 Mulai Diposisikan sebagai Mesin Ekonomi Makassar

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Race Director MHM, Safrita Aryana, saat audiensi persiapan MHM 2027 bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Race Director MHM, Safrita Aryana, saat audiensi persiapan MHM 2027 bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Race Director MHM, Safrita Aryana, mengatakan selama lima hari rangkaian MHM 2026, perputaran ekonomi yang tercipta mencapai Rp52,3 miliar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 meninggalkan jejak yang jauh lebih besar dari sekadar catatan olahraga. Dalam lima hari rangkaian kegiatan, event lari tersebut disebut mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp52,3 miliar di Kota Makassar.

Angka itu menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong MHM naik kelas pada 2027. Pasalnya, dukungan anggaran Pemkot Makassar sekitar Rp2,5 miliar pada MHM 2026 disebut menghasilkan dampak ekonomi sekitar 20 kali lipat.

Fakta tersebut disampaikan Race Director MHM, Safrita Aryana, seusai mengikuti audiensi persiapan MHM 2027 bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga : Wali Kota Munafri Pastikan Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi Siap Digelar

Safrita mengatakan, pihak penyelenggara melakukan survei analisis dampak ekonomi terhadap pelaksanaan MHM 2026 yang berlangsung pada Mei lalu.

“Hasil survei tersebut, kita mendapat kabar baik untuk Kota Makassar,” ujar Safrita.

Menurut dia, selama lima hari rangkaian MHM 2026, perputaran ekonomi yang tercipta mencapai Rp52,3 miliar.

Baca Juga : Porseni HUT ke-81 RI di Balai Kota Makassar: Munafri Tekankan Kekompakan ASN dan Peduli Sampah

Jika dirata-ratakan, angka tersebut setara dengan lebih dari Rp10 miliar per hari yang berputar melalui aktivitas peserta dan pendamping selama berada di Makassar.

“Informasi terpentingnya adalah selama lima hari kegiatan, perputaran uang di Kota Makassar mencapai Rp52,3 miliar. Artinya, jika kita bagi lima, dalam satu hari ada lebih dari Rp10 miliar uang yang berputar di Makassar,” jelasnya.

Bukan Sekadar Lari, Ribuan Peserta Menggerakkan Banyak Sektor

Baca Juga : HUT ke-81 RI di Makassar: Semarak Kemerdekaan Didorong hingga Tingkat RT/RW

Dampak ekonomi MHM tidak hanya berasal dari transaksi di lokasi perlombaan. Sebanyak sekitar 12.400 peserta yang datang dari berbagai daerah turut membawa aktivitas ekonomi ke sektor lain.

Akomodasi, kuliner, transportasi, suvenir hingga kebutuhan selama berada di Kota Makassar menjadi bagian dari rantai ekonomi yang bergerak selama event berlangsung.

“Hal ini mencakup kebutuhan akomodasi para peserta yang berjumlah 12.400 peserta beserta pendampingnya, kemudian pembelian suvenir, kuliner, dan lain sebagainya,” kata Safrita.

Baca Juga : Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Appi: Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Dengan nilai perputaran Rp52,3 miliar dibandingkan dukungan Pemkot sekitar Rp2,5 miliar, rasio sederhananya mencapai sekitar 20,9 kali.

Bagi Pemkot Makassar, kata Safrita, tujuan utama dukungan anggaran bukan semata-mata mendapatkan keuntungan secara langsung, tetapi menciptakan efek ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Secara gambaran umum, yang diharapkan Pemerintah Kota saat mengeluarkan dana adalah agar kotanya, masyarakatnya, yang mendapatkan manfaat,” tuturnya.

Baca Juga : Bekali Maba FH Unhas, Appi Ajak Mahasiswa Bergerak dari Ruang Kuliah ke Ruang Kebijakan

Temuan ini sekaligus memperkuat posisi event olahraga sebagai instrumen promosi kota sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Target 15 Ribu Peserta, Ada Modal dari Peserta Lama

Capaian MHM 2026 membuat Pemkot Makassar ingin membawa event tersebut ke level yang lebih tinggi.

Munafri menantang penyelenggara meningkatkan jumlah peserta dari sekitar 12.400 orang menjadi 15.000 peserta pada MHM 2027.

Target tersebut dinilai cukup realistis. Berdasarkan survei peserta MHM 2026, sekitar 84 persen peserta menyatakan bersedia kembali mengikuti event tersebut pada tahun berikutnya.

Safrita menyebut, jika dihitung dari jumlah peserta tahun ini, sekitar 9.000 orang telah memiliki potensi untuk kembali berpartisipasi.

“Ada pesan Pak Wali, kalau 9.000 orang sudah memberikan komitmen melalui survei untuk kembali, maka untuk mencapai target 15.000 orang, kita tinggal mencari 6.000 orang lagi,” ungkapnya.

Namun, peningkatan jumlah peserta juga menghadirkan tantangan baru, terutama kapasitas venue utama di Anjungan Pantai Losari.

Karena itu, Munafri meminta penyelenggara menyiapkan konsep teknis agar tambahan peserta tidak membuat penyelenggaraan justru kehilangan kualitas.

“Apakah harinya atau kategorinya, supaya kegiatan tetap berlangsung maksimal di venue yang selama ini kita gunakan, yaitu di Anjungan Pantai Losari,” kata Safrita.

UMKM Diminta Tak Sekadar Jadi Pelengkap

Dampak ekonomi MHM juga mendorong Pemkot Makassar meminta keterlibatan UMKM diperkuat pada penyelenggaraan berikutnya.

Menurut Safrita, Munafri meminta persiapan UMKM dilakukan lebih awal dan dengan waktu yang lebih panjang. Langkah tersebut diperlukan agar pelaku usaha lokal benar-benar mampu mengambil manfaat dari membesarnya skala event.

“Pak Wali Kota berpesan agar UMKM tetap dilibatkan secara lebih maksimal dengan jangka waktu persiapan yang lebih panjang,” ujarnya.

Evaluasi terhadap MHM 2026, kata dia, bukan dimaksudkan untuk mencari pihak yang disalahkan, tetapi menjadi bahan pembenahan bersama.

“Tidak boleh ada pihak yang disalahkan. Kita akan bangun bersama-sama dengan jangka waktu yang lebih panjang dan dimulai lebih awal,” tegasnya.

Selain UMKM, penyelenggara juga mendapat catatan terkait pelayanan peserta, khususnya persoalan goodie bag yang sempat menjadi sorotan pada pelaksanaan tahun ini.

MHM 2027 Diarahkan Lebih Mandiri

Besarnya dampak ekonomi MHM 2026 juga membuka pembahasan baru mengenai pola pembiayaan event pada tahun depan.

Safrita mengatakan, penyelenggara menawarkan skema agar keterlibatan Pemkot tetap kuat, tetapi pembiayaan MHM secara bertahap dapat semakin mandiri melalui dukungan sponsor dan stakeholder.

“Solusinya, bagaimana apabila kegiatan tahun depan tetap dikurasi oleh Pemkot, namun karena acara ini sudah mendapat kepercayaan dari Pak Wali Kota, para sponsor, serta para stakeholders, diharapkan pembiayaannya bisa lebih mandiri,” jelasnya.

Dukungan Pemkot nantinya terutama diharapkan untuk kebutuhan hadiah atau prize money, terlebih MHM 2027 ditargetkan meningkatkan standar kompetisi dengan masuk dalam pengukuran World Athletics serta memperoleh sanction atau lisensi dari PB PASI.

Dengan demikian, MHM tidak hanya diarahkan menjadi event yang semakin besar dari sisi jumlah peserta, tetapi juga semakin kuat dari sisi kualitas kompetisi dan profesionalitas penyelenggaraan.

Dari Event Lari Menjadi Investasi Kota

Bila MHM 2026 menghasilkan perputaran ekonomi Rp52,3 miliar dari sekitar 12.400 peserta, maka ekspansi menuju 15.000 peserta berpotensi membuka ruang ekonomi yang lebih besar. Namun, peningkatan tersebut juga harus diikuti dengan penguatan layanan, UMKM, akomodasi, venue, dan tata kelola event.

Munafri bahkan disebut menempatkan MHM sebagai “main course” dalam rangkaian event lari di Kota Makassar.

Posisi tersebut menunjukkan perubahan cara pandang terhadap MHM. Event ini tidak lagi semata-mata diperlakukan sebagai agenda olahraga tahunan, tetapi sebagai bagian dari strategi kota untuk menarik pengunjung, menggerakkan konsumsi, memperkuat citra Makassar dan menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat.

Tantangan MHM 2027 pun menjadi lebih besar: 15.000 peserta, standar kompetisi yang meningkat, UMKM yang lebih siap, pembiayaan yang lebih mandiri, serta dampak ekonomi yang diharapkan kembali berlipat.

“Kita harapkan Pemerintah Kota Makassar dapat terus memperkuat dukungan, sementara kami penyelenggara semakin profesional dan mandiri dalam mengelola event yang telah menjadi salah satu agenda olahraga unggulan di Kota Makassar ini,” pungkas Safrita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar Half Marathon 2026 #MHM 2026 #Dampak Ekonomi #Munafri Arifuddin #Pemkot Makassar #event olahraga #ekonomi Makassar #UMKM Makassar #MHM 2027 #Safrita Aryana
Youtube Jejakfakta.com