Rabu, 02 September 2026 17:57

Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau kawasan permukiman kumuh padat di Jalan Teuku Umar 15, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (2/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau kawasan permukiman kumuh padat di Jalan Teuku Umar 15, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (2/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar menata permukiman kumuh di Buloa, Tallo. Sekitar 200 rumah dicat warna-warni dan fasilitas air bersih turut menjadi perhatian.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau kawasan permukiman kumuh padat di Jalan Teuku Umar 15, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (2/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan Munafri untuk melihat langsung perubahan kondisi kawasan sekaligus meninjau ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Kawasan kampung nelayan pesisir yang berada di tepian sungai itu kini memiliki pemandangan berbeda. Rumah-rumah warga yang sebelumnya terlihat padat dan kumuh telah disulap menjadi kawasan kampung warna-warni.

Ia menyebut kawasan yang berada di sisi tol tersebut memiliki posisi strategis karena berada di jalur yang menjadi akses masuk menuju Kota Makassar. Karena itu, pembenahan lingkungan permukiman di kawasan tersebut sekaligus memberikan wajah baru bagi Kota Makassar.

Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

“Kalau kita masuk di Makassar, masuk di tol, sudah mau masuk di Kota Makassar melihat kampung yang ada di bantaran sungai ini, itu sudah dicat warna-warni,” ujarnya.

Munafri menjelaskan, perubahan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan pihak swasta melalui dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Ini bersama dengan Pak Lurah, bersama dengan Pak Camat, kita membangun komunikasi dengan pihak swasta melalui dana CSR. Mereka memberikan respons yang baik,” jelasnya.

Baca Juga : Di Pesta Rakyat, Appi Ungkap 8.764 Rumah di Tallo Bebas Iuran Sampah Sejak 2025

Munafri menyebut terdapat sekitar 200 rumah warga yang telah mendapatkan sentuhan warna dalam penataan kawasan tersebut.

“Kurang lebih 200 rumah yang dicat dengan warna-warni. Ya, pelan-pelanlah,” katanya.

Lebih jauh, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan, penataan kawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar tidak hanya berorientasi pada perubahan fisik, tetapi juga dibarengi dengan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga : 3.122 Rumah di Ujung Tanah Bebas Iuran Sampah, Appi Perluas Sasaran hingga 1.300 VA

Penegasan itu sejalan dengan tujuan utama kedatangannya di kawasan Kampung Warna-Warni Buloa, yakni meninjau kondisi sekaligus rencana pembangunan infrastruktur tambahan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga.

“Setelah penampilannya, terus kita akan perhatikan keadaan masyarakatnya. Pemerintah harus hadir di setiap persoalan-persoalan masyarakat,” tuturnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemkot Makassar #Munafri Arifuddin #Kampung Warna-Warni Buloa #Buloa Makassar #permukiman kumuh #Penataan Permukiman #Kecamatan Tallo #Air Bersih #CSR Makassar #kampung nelayan Buloa
Youtube Jejakfakta.com