Jejakfakta.com, MAKASSAR — Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar akan menggelar PIP Makassar Run 10,5K sebagai salah satu rangkaian puncak peringatan Dies Natalis ke-105 PIP Makassar.
Mengusung tema “Running With Passion, Sailing With Pride”, ajang lari tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, dengan titik start dan finis di Kampus II PIP Makassar, Salodong.

Ketua Panitia Pelaksana PIP Makassar Run, Dr. Mahbub Arfah, mengatakan panitia menargetkan sebanyak 1.500 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut. Hingga Jumat (4/9/2026), sebanyak 500 peserta telah melakukan pendaftaran.
Baca Juga : Wawali Aliyah Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Majukan Pariwisata Lewat GATF GUTF 2026
“Kami menargetkan sekitar 1.500 peserta. Saat ini sudah ada 500 peserta yang mendaftar,” kata Mahbub saat konferensi pers di Kampus I PIP Makassar, Jalan Tentara Pelajar, Makassar, Jumat (4/9/2026).
Mahbub menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sekitar dua pekan lalu dan tersedia melalui mekanisme daring maupun luring.
Untuk menjangkau lebih banyak peserta, panitia juga melakukan sosialisasi di lima titik, termasuk melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Baca Juga : PIP Makassar Hibahkan Aset Strategis untuk Percepat Pembangunan Stadion Untia
Masyarakat yang berminat mengikuti PIP Makassar Run dapat melakukan pendaftaran secara langsung di lokasi yang telah disiapkan panitia maupun secara daring melalui tautan pendaftaran yang tersedia di akun Instagram PIP Makassar Run.
Tiga Kategori, Terbuka hingga Pelajar
PIP Makassar Run menyediakan tiga kategori lomba, yakni Open, Master, dan Pelajar (Student).
Baca Juga : Munafri Tekankan Skill dan Keselamatan dalam Diklat Pelayaran di Makassar
Kategori Open dapat diikuti peserta berusia 12 tahun ke atas pada saat race day. Kategori ini terbuka bagi pelari dari berbagai daerah, termasuk peserta dari luar negeri.
Sementara itu, kategori Master diperuntukkan bagi pelari berusia 45 tahun ke atas. Adapun kategori Pelajar dapat diikuti peserta berusia 12 hingga 17 tahun.
Biaya pendaftaran untuk kategori Open dan Master ditetapkan sebesar Rp250 ribu, sedangkan kategori Pelajar sebesar Rp150 ribu.
Baca Juga : Akses Jalan Stadion Untia, Pemkot Makassar Cermati Skema Hibah dan Tukar Aset dengan PIP
Biaya pendaftaran tersebut sudah termasuk BIB, jersey resmi, tote bag, dan medali.
Selain memperebutkan hadiah berdasarkan prestasi, seluruh peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah melalui undian yang disiapkan panitia.
Grand Prize Paket Umrah
Baca Juga : Berkunjung ke PIP, Appi Beberkan Rencana Pembangunan Stadion Hingga Keselamatan Transporasi
Salah satu daya tarik PIP Makassar Run adalah hadiah undian yang disiapkan panitia. Paket umrah menjadi hadiah utama atau grand prize.
Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize, di antaranya televisi, sepeda listrik, telepon pintar, dan sepeda.
“Semua peserta ikut undian doorprize dan grand prize,” ujar Mahbub.
Sementara itu, bagi peserta yang berhasil menjadi juara, panitia menyiapkan hadiah uang tunai pada masing-masing kategori.
Pada kategori Open, juara pertama putra dan putri masing-masing memperoleh Rp9,5 juta, juara kedua Rp8 juta, dan juara ketiga Rp7 juta.
Untuk kategori Master, juara pertama putra dan putri masing-masing mendapatkan Rp4,5 juta, juara kedua Rp3,5 juta, dan juara ketiga Rp3 juta.
Sedangkan kategori Pelajar, juara pertama putra dan putri masing-masing memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,8 juta, dan juara ketiga Rp1,65 juta.
Secara keseluruhan, total hadiah yang disiapkan panitia untuk PIP Makassar Run mencapai Rp81,9 juta.
Ada Fun Walk 5K
Selain lomba lari 10,5 kilometer, rangkaian kegiatan juga akan diramaikan dengan fun walk atau jalan santai sejauh 5 kilometer.
Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi civitas akademika dan alumni PIP Makassar sebagai bagian dari kemeriahan Dies Natalis ke-105.
Dengan demikian, rangkaian kegiatan tidak hanya ditujukan bagi peserta kompetisi lari, tetapi juga memberikan ruang bagi keluarga besar PIP Makassar untuk ikut merayakan momentum ulang tahun ke-105 institusi tersebut.
Start dari Kampus II, Lewati Arah Summarecon
Koordinator Acara Dies Natalis ke-105 PIP Makassar, Yudha Herlambang, menjelaskan bahwa rute lari kategori Open sejauh 10,5 kilometer akan dimulai dan berakhir di Kampus II PIP Makassar, Salodong.
Peserta akan memulai lomba dari gerbang depan kampus. Dari titik tersebut, pelari akan memutari kawasan Kampus II sekitar tiga perempat putaran sebelum keluar menuju arah Summarecon.
Setelah itu, peserta akan kembali menuju titik awal untuk menyelesaikan perlombaan.
“Start dimulai dari gerbang depan PIP Makassar (Salodong), memutari kawasan kampus kurang lebih tiga perempat jalan, lalu keluar menuju arah Summarecon sebelum akhirnya kembali ke titik awal,” jelas Yudha.
Menurut Yudha, rute tersebut telah dikaji bersama tim teknis dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).
Untuk memastikan keamanan peserta, panitia menyiapkan pengamanan di sepanjang jalur, termasuk barikade pembatas dan personel pengawas.
Dari sisi layanan kesehatan, panitia menyiagakan dua unit ambulans dan satu unit ambulans cadangan.
PIP Makassar juga memiliki fasilitas rumah sakit tipe D di lingkungan Kampus II yang disiapkan untuk menangani kondisi medis darurat selama kegiatan berlangsung.
Bagian dari Rangkaian Dies Natalis ke-105
PIP Makassar Run merupakan bagian dari rangkaian panjang peringatan Dies Natalis ke-105 PIP Makassar yang telah dimulai sejak Juni 2026.
Sejumlah kegiatan telah dan akan dilaksanakan hingga Oktober 2026, di antaranya penanaman 105 pohon kelapa, pemberian 105 paket bingkisan kepada purnabakti, lomba robotik pada 26–27 September, hingga International Conference.
Rangkaian Dies Natalis tersebut juga akan terhubung dengan agenda Reuni Akbar Ikatan Alumni PIP Makassar.
Salah satu agenda yang dipersiapkan dalam rangkaian reuni adalah parade kapal pada 10 Oktober 2026 yang ditargetkan dapat memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Dies Natalis ke-105 PIP Makassar diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya memperingati perjalanan panjang institusi, tetapi juga memperkuat kebersamaan civitas akademika, alumni, pelari, serta masyarakat melalui kegiatan olahraga, akademik, sosial, dan kemaritiman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




