Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Hotel Golden Tulip Essential, Makassar, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperdalam pengetahuan aparatur desa mengenai regulasi desa, khususnya terkait tugas operasional harian, sekaligus meningkatkan tertib kearsipan, pengelolaan aset, pendataan kependudukan, serta mendorong terciptanya pelayanan desa yang cepat, ramah, dan berbasis digital sederhana.

Pelatihan berlangsung selama satu minggu, mulai 12 hingga 18 September 2026, dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin Anwar.
Baca Juga : Sidang Gugatan Warga Bantaeng Melawan Polusi Udara Tertunda, Hakim Berhalangan hingga Perusahaan Minta Waktu

Dalam sambutannya, Awaluddin Anwar menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, desa merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kualitas aparatur desa menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman. Kepada seluruh aparatur desa, saya berpesan agar senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran desa harus dilaksanakan secara terbuka, bertanggung jawab, dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Baca Juga : Perubahan APBD 2026 Disepakati, Bupati Irwan Tegaskan Anggaran Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ia berharap desa-desa di Kabupaten Luwu Timur menjadi semakin maju, mandiri, inovatif, dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki.
Lebih lanjut, Awaluddin mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan aparatur desa yang memiliki kemampuan manajerial, memahami regulasi, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya juga mengajak seluruh aparatur desa untuk terus membangun koordinasi dan sinergi, baik dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten. Jangan ragu untuk berkonsultasi apabila menghadapi persoalan,” pungkasnya.
Baca Juga : Polda Sulsel Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 12 Kendaraan Roda Empat Diamankan
Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas aparatur, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di desa.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan benar-benar dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah desa di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya dari DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Arsiparis Ahli Madya Yuniarni; Widyaiswara BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Budiman Tahir; DPMD Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Amir Rahman; serta narasumber dari lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



