Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bachri menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Jumat (23/10/2026). Momentum ini menjadi pengingat pentingnya membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menekankan pentingnya mempersiapkan santri dan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keagamaan.

Dalam upacara tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat seragam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Baca Juga : Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, Munafri Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Munafri mengatakan, Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 telah membangkitkan semangat perjuangan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan,” katanya.
Ia juga mendorong para santri untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kapasitas diri tanpa mengabaikan adab, akhlak, serta nilai-nilai keagamaan.
Baca Juga : Kadispora Makassar Dorong Penguatan Pembinaan Atlet Taekwondo Sulsel
“Santri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, selama terus belajar, bersungguh-sungguh, dan mengabdikan ilmunya bagi kemajuan Indonesia,” tuturnya.
Menurut Munafri, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa. Selain menjadi pusat pendidikan dan dakwah, pesantren juga berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat serta membentuk generasi yang unggul dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kehadiran Dispora Kota Makassar dalam peringatan tersebut sejalan dengan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui penanaman nilai kedisiplinan, semangat belajar, pengabdian, toleransi, dan kecintaan terhadap tanah air.
Baca Juga : Munafri-Aliyah Dorong Pendidikan PAUD Berkarakter dan Peduli Lingkungan
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda, termasuk para santri, untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi agenda peringatan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat generasi muda dalam berkarya, menjaga persatuan, dan mengambil peran aktif dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



