Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur memperkuat koordinasi lintas bidang untuk memastikan pemenuhan indikator Program Langit Biru. Langkah ini dilakukan guna mendukung upaya pengendalian pencemaran udara dan menjaga kualitas lingkungan di daerah tersebut.
Komitmen itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Program Langit Biru yang digelar Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Luwu Timur, Rabu (2/9/2026). Rapat dipimpin langsung Kepala DLH Luwu Timur, Umar Hasan Dalle.

Pertemuan tersebut berfokus pada perkembangan pemenuhan indikator program, termasuk kesiapan data dan dokumen pendukung yang dibutuhkan. Koordinasi ini sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan setiap bidang serta memastikan dokumen dapat disiapkan sesuai tenggat waktu.
Baca Juga : Warga Gugat Empat Perusahaan Smelter di Bantaeng, Tuntut Pemulihan Kerugian Akibat Dugaan Pencemaran

Kepala Bidang PPKL DLH Luwu Timur, Esti Purwaningsih, memaparkan capaian pemenuhan indikator beserta kebutuhan data yang masih harus dilengkapi. Ia juga menyampaikan batas waktu penyampaian data dan dokumen kepada bidang terkait.
“Pemenuhan indikator Program Langit Biru membutuhkan dukungan data dan dokumen yang lengkap dari setiap bidang terkait. Karena itu, koordinasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan tersebut dapat dipenuhi sesuai batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.
Perkuat Kolaborasi Pengendalian Pencemaran
Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Makassar, Penggunaan Obat Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Naik 80 Persen
Pemenuhan indikator Program Langit Biru tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga membutuhkan keterlibatan perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mendukung pengendalian pencemaran udara.
Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat berbagai langkah pengelolaan kualitas udara, mulai dari pemantauan kondisi udara hingga pengendalian sumber pencemar. Ketersediaan data yang memadai juga menjadi bagian penting dalam mendukung evaluasi dan perencanaan kebijakan lingkungan.
“Program Langit Biru memerlukan komitmen bersama dan sinergi lintas sektor. Dukungan setiap bidang dalam memenuhi indikator program diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian pencemaran serta menjaga kualitas udara di Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.
Baca Juga : Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Solusi dan Antisipasi Musim Hujan di Makassar
Melalui koordinasi tersebut, DLH Luwu Timur mendorong agar pelaksanaan Program Langit Biru berjalan dengan dukungan data yang memadai dan keterlibatan berbagai pihak.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat pengendalian pencemaran udara sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



