Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Makassar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Tidak sekadar menjadi organisasi pelajar, IPM didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pengukuhan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Makassar Periode 2026–2028 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan yang mengusung tema "Membumikan Gerakan, Mencerdaskan Pelajar Mahasiswa" itu, Munafri yang akrab disapa Appi menawarkan kolaborasi nyata antara Pemerintah Kota Makassar dan organisasi pelajar Muhammadiyah.
Baca Juga : Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen

Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Investasi terhadap kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, juga harus menjadi perhatian bersama.
Appi menilai pelajar Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari generasi penerus yang unggul, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan empati sosial.
"Kalau hari ini tidak diberikan kesempatan dalam hal ini pemerintah untuk bersama-sama, berarti kita tidak mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang akan datang itu," tegasnya.
Baca Juga : 31 Tenant UMKM Ramaikan Sunday Market, Makassar Hadirkan Destinasi Wisata Belanja Baru
Karena itu, ia membuka ruang bagi pengurus IPM yang baru dikukuhkan untuk menyusun program kerja yang sejalan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota Makassar.
Pemerintah kota, kata Appi, siap membangun sinergi agar kader IPM tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan.
"Maka dari itu, hari ini saya hadir untuk menawarkan membangun kolaborasi nyata bersama dengan Pemerintah Kota Makassar. Ini penting sekali," ujarnya.
Baca Juga : HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Warga
Ia berharap kepengurusan IPM periode 2026–2028 mampu melahirkan program-program inovatif yang dapat disinergikan dengan agenda pemerintah daerah.
"Makanya (IPM) ada pengurusnya. Pengurus inilah nanti yang akan mencoba membuat program-program kerja yang bisa disinergikan," sambungnya.
Dorong Kader Kuasai Keterampilan Digital
Baca Juga : HUT ke-78 GPIB Immanuel, Munafri Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Keamanan Kota Makassar
Selain membuka peluang kolaborasi, Appi juga mempersilakan kader IPM memanfaatkan fasilitas Makassar Creative Hub (MCH) sebagai ruang pengembangan kreativitas dan peningkatan keterampilan.
Ia mendorong generasi muda memperkuat kemampuan digital agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus lebih bijak menghadapi berbagai tantangan di ruang siber.
Menurutnya, pemahaman digital menjadi penting agar anak muda tidak mudah terjebak dalam berbagai persoalan, seperti judi online, pinjaman online ilegal, hingga penipuan digital.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong Makassar Jadi Pusat Medical Tourism di Indonesia Timur
Appi juga menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan produktif.
Ia berharap kader IPM dapat mengambil bagian dalam upaya pencegahan berbagai persoalan sosial di Makassar, termasuk aksi geng motor dan kekerasan terhadap anak, dengan menghadirkan kegiatan organisasi yang positif dan edukatif.
Di akhir sambutannya, Appi berpesan agar pengurus IPM yang baru dikukuhkan menjalankan amanah organisasi dengan ikhlas, menjaga soliditas, serta saling mendukung dalam menjalankan program kerja.
Ia berharap IPM tidak hanya menjadi wadah pengembangan kader, tetapi juga menjadi ruang lahirnya generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan masa depan Kota Makassar. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



