Senin, 13 Februari 2023 17:26

Siaga! Potensi Banjir Rob di Pesisir Barat Sulsel

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Air menggenangi lobby hotel MGH akibat banjir rob melanda kota Makassar. @Jejakfakta/Ist.
Air menggenangi lobby hotel MGH akibat banjir rob melanda kota Makassar. @Jejakfakta/Ist.

Msyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulsel.

Jejakfakta.com, Makassar - BMKG Wilayah IV Makassar kembali mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berlangsung selama sepekan dan memicu ketinggian gelombang laut hingga menyebabkan terjadinya banjir rob.

Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah IV Makassar Hanafi Hamzah di Makassar menjelaskan BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem pada 12-16 Februari 2023.

Dengan curah hujan intensitas lebat-sangat lebat yang berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian Barat meliputi Kabupaten Kota Pinrang, Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Takalar.

Baca Juga : Diplomasi dari Makassar: Konselor Zhen Wangda Soroti Peluang Ekonomi Sulsel, Investasi Hijau hingga Isu Global

Selanjutnya, di wilayah Sulsel bagian tengah meliputi Kabupaten Sidrap, Soppeng, Gowa. Wilayah Sulsel bagian selatan meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar.

"Rob itu sangat berkaitan dengan pasang, di mana terjadinya gelombang pasang di laut. Potensi tetap ada, biasanya di sekitar pantai Barat Sulawesi Selatan," ujar Hanafi kepada media, Senin (13/2/2023).

Wilayah Sulsel bagian Timur meliputi Kabupaten Bone dan Sinjai. Serta potensi angin kencang di Sulsel bagian Barat dan Selatan. Sehingga, masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulsel.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

"Biasanya gelombang pasang atau pasang air laut terjadi pada saat menjelang malam hari dari pukul 17.00 Wita dan pukul 20.00 Wita itu puncaknya. Apabila dalam kondisi gelombang tinggi ditambah air pasang tentu menjadi perhatian kita," kata Hanafi.

Untuk ketinggian gelombang dengan kategori sedang 1,25-2,5 meter terjadi di Perairan Parepare, Spermonde Pangkep, barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, Teluk Bone bagian utara, Teluk Bone bagian Selatan.

Perairan timur Kepulauan Selayar, Laut Flores bagian utara, Laut Flores bagian barat, Perairan P. Bonerate-Kalaotoa bagian Utara, dan Perairan Pulau Bonerate-Kalaotoa bagian Selatan.

Baca Juga : Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar

Kemudian, ketinggian gelombang dengan kategori tinggi 2,5-4,0 meter di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Pangkep bagian barat, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, dan Laut Flores bagian Timur.

"Kepada masyarakat kita imbau untuk memperhatikan, tetap waspada, terutama masyarakat yang beraktivitas di laut untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan keselamatan," ujarnya.

Hanafi menambahkan untuk kondisi cuaca biasanya fluktuatif, mengingat beberapa hari lalu Kota Makassar dan sekitarnya tidak hujan, namun ada masa cuaca ekstrem terjadi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#BMKG #Cuaca ekstrem #Gelombang Laut #Banjir Rob #Pantai Barat #Siaga #Waspada #Sulawesi Selatan #Makassar
Youtube Jejakfakta.com