Jejakfakta.com, PINRANG – Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki babak baru kepemimpinan. Anggota DPRD Pinrang, Hastan Mattanete, resmi terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Pinrang periode 2026-2031 melalui mekanisme aklamasi.
Hastan terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Selasa (3/11/2026). Ia menjadi calon tunggal setelah memperoleh dukungan dari 12 Pimpinan Kecamatan (PK) serta organisasi sayap Partai Golkar.

Mengawali kepemimpinannya, Hastan menargetkan penyelesaian struktur kepengurusan DPD II Golkar Pinrang sebelum melanjutkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa.
Baca Juga : IAS Puji Regenerasi Golkar Pinrang, Bidik Kursi Terbanyak di Pemilu 2029

"Yang pasti, kita akan menyelesaikan struktur kepengurusan terlebih dahulu. Setelah itu, kita tuntaskan konsolidasi sampai tingkat desa," kata Hastan.
Tak hanya konsolidasi, politisi muda Golkar tersebut juga menyiapkan agenda regenerasi dalam tubuh partai. Ia menargetkan sekitar 70 persen komposisi kepengurusan periode 2026-2031 diisi kalangan milenial dan Generasi Z.
Sementara 30 persen lainnya akan diisi kader senior dan pengurus lama. Komposisi tersebut diharapkan menjadi perpaduan antara energi baru generasi muda dan pengalaman kader senior dalam menggerakkan organisasi.
Baca Juga : Ketua Harian Golkar Enrekang: Kembalinya IAS Jadi Berkah bagi Partai
"Komposisi itu kami harapkan mampu menghadirkan energi baru bagi partai sekaligus menjaga kesinambungan pengalaman kader senior dalam menjalankan roda organisasi," jelasnya.
IAS Beri Target 50 Persen Kursi DPRD
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menyambut kepemimpinan baru Golkar Pinrang dengan memberikan sejumlah catatan penting.
Baca Juga : IAS: Kader Golkar Jangan Alergi Kritik, Fraksi Harus Jadi Ujung Tombak Rakyat
IAS meminta Hastan segera melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, kekompakan dan solidaritas kader menjadi modal utama untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Pinrang.
IAS juga memasang target politik yang ambisius bagi kepengurusan baru, yakni meraih 50 persen kursi DPRD Kabupaten Pinrang pada pemilu mendatang.
"Kita ingin ketua terpilih bekerja maksimal dalam mencapai target 50 persen perolehan kursi di DPRD pada pemilu mendatang. Kita ingin penambahan kursi legislatif terwujud dengan maksimal," ujar IAS.
Ia menegaskan, konsolidasi tidak boleh berhenti pada pembentukan struktur kepengurusan. Seluruh kader harus dipersiapkan untuk bergerak bersama dan memperkuat basis partai di tengah masyarakat.
Selain itu, IAS menekankan pentingnya peran Fraksi Golkar di DPRD Pinrang dalam memberdayakan kader hingga tingkat bawah. Anggota fraksi diharapkan melibatkan kader dalam berbagai kegiatan legislatif, termasuk membuka ruang perekrutan anggota baru.
IAS juga mengingatkan agar Fraksi Golkar menjalankan fungsi pengawasan dengan mengawal kebijakan pemerintah daerah, terutama kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru dan agenda regenerasi yang disiapkan Hastan, Golkar Pinrang kini dihadapkan pada pekerjaan besar: memperkuat konsolidasi, memperluas basis kader, dan memenuhi target peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



