Kamis, 05 November 2026 12:07

HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kamis (5/11/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kamis (5/11/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Diskominfo Makassar menyiapkan Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan publik.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan publik.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan, yakni Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award.

"Kedua ajang ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas kehumasan di lingkungan OPD serta partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital pemerintah," ujar Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Pemkot Gelar Pasar Murah, Warga Bisa Tebus Sembako Rp63 Ribu

Roem menjelaskan, Makassar Humas Award dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus apresiasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang aktif dan inovatif dalam menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai program pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, capaian tersebut perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang baik agar publik mengetahui dan memahami program yang telah dijalankan.

"Melalui Humas Award ini, kita ingin mengapresiasi kinerja kehumasan yang dilakukan OPD," tutur mantan Kepala Dinas Pariwisata Makassar itu.

Baca Juga : Indocement Tawarkan RDF ke Pemkot Makassar, Sampah TPA Tamangapa Berpotensi Jadi Bahan Bakar Industri

Ia menyebutkan, terdapat sejumlah kategori penghargaan, di antaranya penulis rilis terbaik dan konten terbaik. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi dorongan bagi setiap OPD untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik.

Roem menuturkan, kompetisi tersebut dapat memacu kreativitas para pengelola informasi di setiap OPD, mulai dari fotografer hingga pembuat rilis berita, agar semakin aktif mempublikasikan program dan kegiatan pemerintah kota.

Karena itu, Makassar Humas Award diharapkan mampu membangun budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat peran kehumasan di seluruh perangkat daerah.

Baca Juga : Kado HUT ke-419 Makassar, Disdukcapil Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

"Program-program OPD harus sampai kepada masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui dan memahami manfaatnya melalui informasi yang disampaikan secara efektif," jelasnya.

Selain penghargaan di bidang kehumasan, Diskominfo Makassar juga menyiapkan Lontara Plus Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan OPD yang aktif memanfaatkan serta mengoptimalkan aplikasi Lontara+.

Menurut Roem, penghargaan ini secara khusus diberikan kepada pengguna Lontara+ serta OPD yang responsif dalam menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat melalui platform tersebut.

Baca Juga : PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar

Lontara+ merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkot Makassar sejak 2025 untuk mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan dalam satu genggaman.

Aplikasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengaduan pelayanan publik, pemerataan akses layanan, persoalan infrastruktur seperti banjir dan genangan, kemacetan, hingga penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Dalam perkembangannya, Lontara+ telah mencatat lebih dari 76 ribu pengguna dengan lebih dari 3,9 juta aktivasi aplikasi," katanya.

Baca Juga : Panen Bawang hingga Cabai, Appi Pacu Urban Farming Makassar Tembus Seluruh RT/RW

Platform tersebut juga telah menerima lebih dari 20 ribu pengaduan masyarakat. Sebanyak 18.819 aduan di antaranya telah diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 91,7 persen.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pemanfaatan teknologi digital dalam mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan dan persoalan masyarakat.

"Kita berharap melalui Lontara Plus Award, masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan kanal pengaduan resmi pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing," harapnya.

Roem menambahkan, melalui dua ajang penghargaan tersebut, Diskominfo Makassar ingin menjadikan peringatan HUT ke-419 Kota Makassar sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem komunikasi pemerintahan dan transformasi digital.

"Tentu, partisipasi warga tidak hanya sebatas menggunakan aplikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengawasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik," tutup Roem. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#HUT Kota Makassar 2026 #Diskominfo Makassar #Muhammad Roem #Makassar Humas Award #Lontara Plus Award #aplikasi LONTARA Plus #Pemkot Makassar #Pelayanan Publik #transformasi digital
Youtube Jejakfakta.com