Makassar, jejakfakta - Miko Peled, aktivis HAM Israel sekaligus cucu pendiri Israel, menolak timnas Israel ke Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Miko Peled, melalui siaran video, meminta Presiden RI Joko Widodo, organisasi masyarakat, dan seluruh rakyat Indonesia untuk menolak timnas U-20 Israel masuk Indonesia.

Dihimpun jejakfakta, berikut ini pernyataan lengkap Miko Peled.
Baca Juga : Jusuf Kalla Soroti Peran BoP, Dukungan Negara Islam Harus Berujung pada Pengakuan Palestina
Tidak ada toleransi sama sekali untuk Israel dan zionisme.
Mohon jangan izinkan timnas Israel masuk ke Indonesia dan bertanding.
Saya memohon kepada pak presiden, saya memohon kepada organisasj masyarakat, saya memohon kepada seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga : TP PKK Makassar Hadirkan Dewi Yull, Bahas Keikhlasan dan Makna Titipan dari Allah
Mengizinkan timnas Israel untuk bertanding, masuk ke Indonesia, itu berarti memberikan izin kepada Israel untuk terus membunuh dan menindas rakyat Palestina dan memberitahu kepada Israel bahwa mereka bisa lepas tangan dari hal itu.
Bahkan, bahkan dari negara muslim besar seperti Indonesia tidak bisa mengabaikan ini begitu saja. Palestina tidak bisa sendirian memenangkannya. Mereka tidak bisa meraih kemerdekaan tanpa dukungan dari kita.
Kita telah menyaksikan negara-negara Arab dan beberapa negara muslim membuka tangannya untuk Israel, ini adalah fenomena yang sangatlah berbahaya.
Baca Juga : Air Bersih Kembali Mengalir untuk Warga Gaza, PMI Ajak Masyarakat Indonesia Terus Berdonasi
Saya Miko Peled. Kakek saya ikut menandatangani deklarasi kemerdekaan Israel. Saya tahu Israel, saya tahu apartheid. Saya memohon kepada Anda, pertahankan sikap moral Anda.
Berdirilah bersama Palestina dan bersama-sama kita bisa membebaskan Palestina. Bersama-sama kita bisa melihat dari akhir penderitaan dan akhir dari rezim apartheid.
Terima kasih banyak.
Baca Juga : DMI Salurkan Makanan Siap Saji dan Air Bersih untuk Pengungsi Palestina di Gaza
MUI: Jangan Ada Celah Sedikitpun
Nama timnas Israel lolos ke Piala Dunia U-20 di Indonesia. Israel menjadi salah satu dari lima wakil Eropa dalam perhelatan akbar pada 20 Mei sampai 18 Juni 2023 ini.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ketua bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menanggapi lolosnya Israel ke Piala Dunia U-20 di Indonesia merupakan hak yang sangat sensitif di masyarakat luas khususnya di Indonesia.
Baca Juga : dr. Hanadi: "Terima Kasih Unhas, Ilmu Ini untuk Palestina"
"Karena menyangkut dengan penjajahan zionis Israel terhadap bangsa Palestina yang dalam waktu panjang berlangsung hingga hari ini," kata Sudarnoto dalam keterangan yang dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (14/3/23).
"Ini pernah ditegaskan oleh Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri RI, dan MUI mendukung sikap tegas ini," Sudarnoto menambahkan.
Untuk itu, MUI mengingatkan agar pemerintah Indonesia dan PSSI tidak melupakan amanah konstitusi.
"Jangan ada celah sedikitpun dengan alasan apapun untuk mengkhianati amanat Pembukaan UUD 1945 dan merusak komitmen presiden sehingga membuka ruang bagi Israel untuk masuk ke Indonesia melalui jalur apapun, termasuk jalur Piala Dunia sepakbola U-20," tutur Sudarnoto.
Dia pun meminta pemerintah agar menampung aspirasi rakyat.
Peserta Piala Dunia U-20 saat ini sudah lengkap menyusul kepastian dari empat wakil Asia yakni Irak, Uzbekistan, Korea Selatan, dan Jepang, Ahad (12/3/2023).
24 Negara Peserta Piala Dunia U-20 di Indonesia:
1. Indonesia (Tuan Rumah)
2. Republik Dominika (Concacaf)
3. Guatemala (Concacaf)
4. Honduras (Concacaf)
5. Amerika Serikat (Concacaf)
6. Inggris (UEFA)
7. Prancis (UEFA)
8. Israel (UEFA)
9. Italia (UEFA)
10. Slovakia (UEFA)
11. Fiji (OFC)
12. Selandia Baru (OFC)
13. Brasil (Conmebol)
14. Uruguay (Conmebol)
15. Kolombia (Conmebol)
16. Ekuador (COnmebol)
17. Gambia (CAF)
18. Nigeria (CAF)
19. Senegal (CAF)
20. Tunisia (CAF)
21. Irak (AFC)
22. Uzbekistan (AFC)
23. Korea Selatan (AFC)
24. Jepang (AFC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




