Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan para pemain sepak bola Timnas Indonesia U-20, di tengah lapangan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (01/04/2023) pukul 16.35 WIB.
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut mendampingi Presiden.

Presiden ketika memasuki lapangan, terlebih dahulu berbincang dengan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY). Selanjutnya Presiden berbaur dengan para pemain Timnas U-20 dan Timnas U-22.
Baca Juga : Skuad Timnas Indonesia U-23 Komplet Hadapi Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025

Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kedatangannya ke Stadion GBK adalah untuk memberikan semangat kepada pemain Timnas U-20 yang urung berlaga di Piala Dunia U-20 seiring dengan pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
“Sore hari ini saya hadir di Gelora Bung Karno untuk memberikan semangat kepada tim U-20 untuk agar mereka tidak larut terus dalam kekecewaan dan kesedihan,” kata Presiden dalam keterangan tertulis Humas Setkab.
Baca Juga : Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2025 Meski Imbang Lawan Malaysia
Para punggawa Timnas U-20, menurut Presiden, masih muda dan memiliki kesempatan untuk berlaga di berbagai kompetisi yang akan datang.
“Bisa nanti main di SEA Games, bisa main di Asian Games, masih bisa main di [Piala] AFF, masih bisa main di Olimpiade 2024, saya kira kesempatan itu masih panjang. Sehingga, tadi saya sampaikan pada mereka jangan patah semangat,” tutur Presiden.
Presiden pun mendorong agar PSSI membangun tim sepak bola yang tangguh dan mampu bersaing.
Baca Juga : Muhammad Ardiansyah: Kiper Modern yang Jadi Sorotan di Tengah Kritik Penampilan Timnas U-23
“Ke depan kita ingin memiliki tim yang dibangun sejak awal secara terus-menerus, berkepanjangan, sehingga kita bisa mendapatkan sebuah tim nasional yang betul-betul siap,” kata Presiden.
Kedatangan Presiden Jokowi ke GBK menyusul keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023 di Indonesia. Surat tersebut disampaikan oleh Ketum PSSI Erick Thohir dalam pertemuan dengan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/04/2023).
Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden menyampaikan bahwa dirinya sudah menginstruksikan dua hal kepada Ketum PSSI. Pertama, untuk menyiapkan peta jalan transformasi sepak bola Indonesia untuk segera disampaikan kepada FIFA dan kedua, untuk terus berkomunikasi dengan FIFA agar Indonesia tidak diberi sanksi.
Baca Juga : Drawing Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Segrup dengan Irak dan Arab Saudi!
“Dalam bulan-bulan ini, saya harapkan nanti Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir bisa terbang lagi ke FIFA, ke Zurich, untuk menyampaikan hal yang tadi saya sampaikan,” kata Presiden. (FID/UN/Setkab).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




