Jejakfakta.com, Makassar - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan rehabilitasi sejumlah stadion yang digunakan dalam kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.
Hal itu terungkap dalam akun Instagram Erick Thohir yang diunggah sesaat sebelum berangkat ke Qatar.

Dalam video berdurasi satu menit itu memperlihatkan Erick Thohir memaparkan presentasi yang akan dibawa ke Qatar.
Baca Juga : Polda Sulsel Bongkar Mafia BBM Bersubsidi, Kapal Tanker Disita dan Kerugian Negara Tembus Rp69,9 Miliar
Lalu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono memberikan presentasi terkait stadion. Basuki memaparkan bahwa telah mengevaluasi 165 stadion.
165 stadion yang digunakan dalam Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.
Hasil evaluasinya stadion yang masuk rusak ringan, sedang, dan berat akan direnovasi.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf, Pemulihan Pascakebakaran Dipercepat
"Jadi ini stadion Indonesia yang kami evaluasi ada 165 stadion. Ini semua total yang kami inventarisasi," kata Basuki dalam video Instagram Erick Thohir, pada Senin (3/4/2023).
"Yang digunakan Liga 1, 2, dan 3. Yang rusak ringan pasti direnovasi, direvitalisasi. Yang rusak berat dibangun ulang atau direnovasi total," pungkasnya.
PSM Makassar Tak Punya Stadion?
Baca Juga : Dari Kalah Lawan Kotak Kosong hingga Jadi Wali Kota, Munafri Motivasi Mahasiswa FH Unhas Pantang Menyerah
Ketiadaan stadion di Kota Makassar menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya, klub sepak bola PSM Makassar beberapa waktu lalu telah ditasbihkan sebagai juara Liga 1 musim 2022-2023 sedangkan tidak memiliki stadion kandang di Kota Makassar.
1. Stadion Mattoanging, Makassar
Desain terbaru pembangunan Stadion Mattoanging Makassar. Dok. Dispora Sulsel
Baca Juga : Wabup Lutim Dorong Sistem Merit ASN, Manajemen Talenta Jadi Kunci Birokrasi Profesional
Markas utama PSM Makassar berlokasi di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan. Terdapat beberapa alasan PSM bermain di luar Stadion Mattoanging. Mulai dari tidak lolos verifikasi hingga sudah dirobohkan seperti saat ini.
Meski menjadi klub tertua di Indonesia, PSM menjadi tim yang tidak memiliki stadion tetap pasca-Stadion Mattoanging dirobohkan.
Pembangunan Stadion Mattoanging tahun ini kembali terancam tidak akan terealisasi. Hal ini terungkap pada saat rapat LKPJ Gubernur Sulsel dengan Komisi E DPRD Sulsel, bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel serta OPD terkait di DPRD Sulsel, Selasa (4/4/2023).
Baca Juga : Komitmen Perlindungan Anak, TP PKK Luwu Timur Ikut Dorong Percepatan Imunisasi Zero Dose di Sulsel
"Rekomendasi yang pertama untuk Dinas Pemuda dan olahraga, tadi kita berharap supaya seluruh hal terbengkalai menyangkut Stadion Mattoanging diselesaikan," kata Irfan AB, di DPRD Sulsel.
Bahkan politisi PAN ini pesimis pembangunan Stadion Mattoanging tahun 2023 ini bisa terlaksana. Pasalnya pihak Pemprov Sulsel yakni Dispora mengaku masih terkendala terkait alas hak lahan stadion.
Menurutnya, meskipun ada anggaran Rp66 miliar, ternyata belum juga mencukupi untuk pembangunan Stadion. Belum lagi Pemprov beralasan potensi persoalan hukum yang akan muncul.
"Anggaran untuk tahun ini Rp66 Milliar, tapi kan ada lagi masalah saya liat tadi disampaikan Dispora. Ada masyarakat yang menggugat itu Stadion Mattoanging, itu jadi alasan Pemprov untuk tidak membangun Stadion," terangnya.
2. Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare
Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (17/3/2023). Stadion GBH akan direhabilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). dok. TribunTimur
Sementara itu, Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare terdaftar sebagai homebase PSM Makassar di Liga 1 2022/2023 dan homebase alternatif adalah Stadion Batakan Balikpapan. Statusnya PSM pihak penyewa. PSM pindah markas lantaran Stadion Mattoanging tak kunjung dibangun.
Sebelum pindah ke GBH Parepare, pada musim 2022, PSM menggunaka Stadion Kapten I Wayan Dipta pada kompetisi AFC Cup 2022. Menjamu wakil Malaysia, Kedah Darul Aman, PSM menang dengan skor 2-1 sekaligus mengantar tim Juku Eja ke babak final zona ASEAN.
Stadion Pakansari, Bogor, dijadikan PSM sebagai kandang saat mengarungi Piala AFC 2019 plus play-off untuk edisi 2020. Penyebabnya pun sama, Stadion Mattoanging tak layak menghelat laga internasional.
Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare sendiri sudah diaudit oleh Kementerian PUPR. Hasilnya bahwa stadion GBH itu masuk dalam kategori rusak sedang.
Kategori rusak sedang akan direhabilitasi sesuai catatan dari Kementerian PUPR. Sejauh ada 13 stadion rusak sedang dan empat rusak ringan.
Namun, sejumlah pengamat menilai Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR harus memperhatikan markas utama PSM Makassar adalah Stadion Mattoanging, karena PSM stutus hukumnya berkedudukan di Makassar.
3. Stadion Barombong di Makassar
Stadion Barombong. instagram/noval_syarif
Pembangunan Stadion Barombong di Makassar, Sulawesi Selatan, terbengkalai.
Proses pembangunan Stadion Barombong dimulai sejak 2011, saat itu jabatan Gubernur masih dipegang Syahrul Yasin Limpo. Pembangunan sempat berhenti, namun kembali dilanjutkan pada 2013, tetapi tidak maksimal.
Total anggaran yang dihabiskan telah mencapai Rp241 miliar diperoleh dari APBD Pemprov Sulsel dan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan (Sulsel) baru saja menyelesaikan proses audit pembangunan Stadion Barombong, Makassar. Hasilnya, BPKP menemukan dua persoalan mendasar yang menjadi kendala hingga pembangunan stadion ini belum juga rampung sepenuhnya.
"Yang pertama itu persoalan alas hak kepemilikan sebagian tanah atau lahan di (seputaran) stadion. Kemudian penyelesaikan konstruksi secara menyeluruh terhadap kondisi bangunan di stadion," ungkap, Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Salim AR dalam ekspos hasil audit BPKP di kantornya, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat, 28 Juni 2019.
Pemprov kata Salim, diberikan tenggang waktu sebelum 2020 untuk menyelesaikan dua persoalan itu. Sebab, jika tak terselesaikan hingga batas waktu habis, BPKP bisa saja menjadikan persoalan itu menjadi temuan yang berhujung ke ranah hukum.
Adapun proyek Stadion Barombong dinyatakan mangkrak sejak 2019. Berdasarkan hasil audit tim kontruksi dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin saat itu, bangunan tersebut memiliki banyak masalah mulai dari struktur fisik yang lemah hingga masalah lahan yang belum diserahkan dari pihak ketiga.
Semenatara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyatakan siap menyempurnakan kembali Stadion Barombong yang terbengkalai apabila mendapat izin kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
"Maret lalu sudah bertemu dengan Pak Gubernur, dan untuk Stadion Barombong saya masih menunggu keputusan terbaik dari beliau. Dananya kami siap untuk membangun, masih aman," kata Ramdhan di Makassar, Senin (16/5/2022).
Pihaknya pun akan menyiapkan anggaran Rp100 miliar dari APBD Kota Makassar untuk kelanjutan pembangunan stadion sekiranya mendapat persetujuan dari Pemprov Sulsel maupun DPRD Sulsel.
Manuver SYL untuk Stadion Barombong
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bertemu Menteri PUPR, Basuki Basuki Hadimuljono.
Gubernur Sulawesi Selatan dua periode, Syahrul Yasin Limpo, yang saat ini menjabat Menteri Pertanian dikabarkan sedang menjalin komunikasi dengan Menteri PUPR, Basuki Basuki Hadimuljono.
Dalam foto yang beredar, Mentan SYL menemui Menteri PUPR. Dalam keterangan foto tersebut kabarnya Mantan Gubernur SYL tersebut meminta agar KemenPUPR membantu penyelesaian Stadion Barombong di Makassar.
"Menteri PUPR akan memberi arahan agar Stadion Barombong bisa dibantu penyelesaiannya. Ini kabar baik dan kerja baik Pak SYL," katanya dalam pesan di Group alumni Unhas tersebut.
"Ternyata harus ada surat dari Pak Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) dan lebih baik lagi kalau ada surat dukungan DPRD," sambung pesan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi terkait pertemuan Mentan Syahrul Yasin Limpo dengan Menteri PUPR, Basuki Basuki Hadimuljono. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




