Jejakfakta.com, Tana Toraja - Masjid Jami Madandan, yang berlokasi di Lembang (Desa) Madandan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja kembali menggelar buka puasa bersama dengan melibatkan umat Kristiani, Sabtu (15/05/2023) kemarin.
Kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Masjid tertua di Kabupaten Tana Toraja ini dihadiri tokoh lintas agama, tokoh mayarakat, Pendeta dan Majelis Gereja Toraja Jemaat Dulang Madandan serta pemerintah setempat.

Pendeta Calvein, S.Th dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah merupakan program Majelis Gereja dalam rangka pembinaan kerukunan antar umat beragama, dimana tahun ini difokuskan kepada umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Baca Juga : Jelang Idulfitri, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Forkopimda Demi Stabilitas Layanan Publik Makassar
"Ini program yang digagas oleh Majelis Gereja dalam rangka membina kerukunan umat beragama, terutama dengan saudara kami dari umat muslim yang tengah melaksanakan kegiatan ibadah puasa ramadhan 1444 H," ungkap Pendeta Calvein, dihadapan jemaah Masjid Jami Madandan.
Ketua Pengurus Masjid Jami Madandan, Sampe Baralangi, menyambut baik dan berterima kasih atas kunjungan silaturrahmi Jemaat Gereja Toraja dari Lembang Dulang Madandan, yang datang dengan membawa hantaran takjil atau kudapan buka puasa.
"Kami atas nama jemaah Masjid Jami Madandan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan ini. Acara buka puasa bersama dengan Umat Kristiani telah menjadi agenda tahunan di masjid Jami Madandan. Ini sudah lumrah bagi kami di Madandan," ķatanya.
Baca Juga : Buka Puasa Alumni SMADA, Wali Kota Makassar Ajak Perkuat Kontribusi untuk Kemajuan Sekolah
Kegiatan ini, kata Sampe Baralangi, sejalan dengan program Kementerian Agama RI untuk mewujudkan Moderasi Beragama menuju Toleransi dan Kerukunan umat beragama.
"Sebelum toleransi dan moderasi beragama digaungkan, masyarakat lembang Madandan sudah mempraktikkan itu dalam kehidupan kesehariannya. Masjid Jami Madandan yang merupakan masjid tertua di Tana Toraja ini dibangun melalui gotong royong bersama dengan berbagai pemeluk umat beragama, seperti Kristian, Katolik dan Aluk Todolo," pungkas Sampe Baralangi yang saat ini menjabat sebagai Kepala MTsN 1 Tana Toraja. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




