Makassar - Syarifah Fatimah Nissatuljannah mengharumkan nama Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Mahasiswi kedokteran Fakultas Kedokteran UMI itu meraih juara 1 pemilihan mahasiswa berprestasi (Pilmapres) lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX.

Syarifah meraih skor tertinggi 391.0. Skor menakjubkan, mengalahkan delegasi Universitas Hasaunddin (Unhas) Makassar dengan skor 314.4 sebagai juara dua.
Baca Juga : Irwan Bachri Syam Jadikan Pengalaman Kuliah sebagai Dasar Program Beasiswa Luwu Timur
Alhasil, Syarifah berhak mewakili LLDikti IX dalam Pilmapres ke tingkat nasional.
Syarifah, dalam keterangannya melalui umi.c.id Senin (15/5/2023), mengatakan, dia mengangkat judul paper Second Opinion.
“Makassar punya masalah yang harus diselesaikan yaitu tingginya prevalensi TB dan pulmo (jenis Penyakit). Di sisi lain, Makasar punya potensi tenaga profesional medis yang melimpah tersebar di kampus dan fasilitas Kesehatan,” kata Syarifah.
Baca Juga : Dosen UIM yang Meludahi Kasir Swalayan Resmi Dipecat dan Dikembalikan ke LLDIKTI Wilayah IX
Syarifah, dalam menjembatani masalah penyakit dan potensi tenaga media, membuat platform berbasis crowd-source sebagai wahana berkumpulnya profesional, expert, pengelola fasilitas kesehatan, penyedia teknologi, dan lain-lain untuk bertukar pengetahuan dan melengkapi interprestasi dari suatu citra medis atau rekan medis sehingga menghasilkan diagnosis yang akurat, cepat dan murah.
“Ruang lingkup Makassar dipilih sebagai uji coba. Apabila dapat berjalan dengan baik maka mudah diperluas jangkauannya. Tantangannya adalah membangun platform second opinion yang user friendly, responsive dan stabil serta ketat menjaga aspek etis,” katanya.
“Siapa yang diuntungkan? Pertama pasti Pasien karena mendapat hasil diagnosis dari sumberdaya terbaik yang dapat dijangkau platform ini.Yang kedua, Asuransi seperti BPJS akan sangat diuntungkan karena keandalan hasil diagnosis. Selanjutnya profesional medis yang mendapat ruang untuk mengembangkan wawasan tanpa dibatasi sekat geografis dan institusi,” kata Syarifah.
Baca Juga : Bupati Irwan Dampingi USIM dan UMI Survey Lokasi Sekolah Unggulan di KHDTK Malili
Sumber: Humas UMI | umi.ac.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




