Jejakfakta.com, Bulukumba - Ketua Tim Penggerak PKK Bulukumba Andi Herfida Muchtar mengunjungi Kelurahan Ela Ela Kecamatan Ujungbulu. Di kelurahan ini Herfida bertemu dengan warga yang tergabung dalam Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) Al Ikhlas, Kamis (15/06/2023).
KPP ini merupakan komunitas yang menjadi garda terdepan dalam memelihara lingkungan pasca program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) selesai. Berkat program Kotaku, lingkungan Kelurahan Ela Ela yang awalnya kumuh kini menjadi tampak rapi dan bersih dengan hasil pekerjaan jalan paving blok dan drainase.

"Ini Ela Ela kita harap menjadi contoh kelurahan yang terbersih dan sehat. Tidak hanya itu warganya juga harus produktif," ungkap Herfida Muchtar.
Baca Juga : TP PKK Gowa Dorong Keluarga Siaga Bencana dan Peduli Kebersihan Lingkungan

Produktif yang dimaksud, Kadis Kebudayaan Makassar ini bahwa ibu -ibunya memiliki kelompok usaha UMKM yang bisa dikembangkan. Jika dulu daerah ini kumuh, sekarang harus menuju kawasan yang lebih bersih dan sehat.
Untuk memperkuat ketahanan keluarga, Herfida Muchtar juga mengajak mengaktifkan kelompok Dasawisma karena melalui Dasawisma data warga akan lebih akurat, termasuk mengindentifikasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi.
"Dasawisma bisa membantu menyelesaikan permasalahan dengan pendekatan kekeluargaan," imbuhnya.
Baca Juga : Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti
Lurah Ela Ela, Irham Syamsurya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Bulukumba yang menyempatkan hadir bertemu dengan warga Ela Ela. Kelurahan ini kata Irham terdiri dari 2 lingkungan dan 14 RT.
"Alhamdulillah Kelurahan Ela Ela menjadi salah satu lokus Kabupaten Sehat. Kelurahan ini juga menjadi tempat studi banding pelaksanaan program Kotaku," terang Irham.
Selain gotong royong menjaga kebersihan lingkungan, warga juga membuat arisan untuk menjadi silaturahmi antar sesama warga.
Baca Juga : Dispora Makassar Ajak Pemuda Rawat Lingkungan Lewat World Clean Up Day 2026 di Taman Pakui
Pada pertemuan tersebut, salah satu warga menampilkan berbagai model produk tas rajut hasil kerajinan yang dibuat sendiri di rumahnya. Tas rajut ini ia pasarkan di media sosial.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



