Senin, 21 November 2022 14:12

Panja Komisi VII Apresiasi dan Mendukung Komitmen PT Vale Dalam Mendorong Hilirisasi Tambang

Editor : Agass
Kunjungan Panja Komisi 7 DPR RI di Lokasi Pembangunan Smelter PT BNSI
Kunjungan Panja Komisi 7 DPR RI di Lokasi Pembangunan Smelter PT BNSI

Pembangunan smelter di Sambalagi harus didukung, karena akan memberikan dampak positif bagi masyarakat diantaranya penyerapan tenaga kerja mencapai 60 ribu dengan mengutamakan masyarakat lokal.

Jejakfakta.com, Makassar - Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR RI mengapresiasi dan mendukung komitmen PT Vale dalam mendorong hilirisasi di sektor pertambangan. Hal itu terungkap dalam kunjungan kerja yang dilakukan Panja Komisi VII, areal operasional PT Vale di Pulau Sambalagi, Morowali, Kamis (17/11/2022).

Kedatangan tim Panja Komisi VII dipimpin oleh Lamhot Sinaga dan diterima jajaran manajemen PT Vale, yakni Presiden Direktur PT Vale Febriany Eddy, Wakil Presiden Direktur Adriansyah Chaniago, serta hadir pula Sekda Morowali Yusman Mahmud sebagai perwakilan Bupati Morowali.

Kedatangan tim Panja Komisi VII dipimpin oleh Lamhot Sinaga dan diterima jajaran manajemen PT Vale, yakni Presiden Direktur PT Vale Febriany Eddy, Wakil Presiden Direktur Adriansyah Chaniago, serta hadir pula Sekda Morowali Yusman Mahmud sebagai perwakilan Bupati Morowali. Kunjungan Panja Komisi 7 DPR RI

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Gerak Cepat Tinjau Kebakaran Wasuponda, Janjikan Percepatan Bantuan Rumah Korban

Dalam kunjungan tersebut, Lamhot Sinaga mengatakan, pembangunan smelter di Sambalagi harus didukung, karena akan memberikan dampak positif bagi masyarakat diantaranya penyerapan tenaga kerja mencapai 60 ribu dengan mengutamakan masyarakat lokal.

Untuk itu, dia menyampaikan dukungannya pada PT Vale yang begitu serius dalam melakukan hilirisasi nikel dengan smelter yang akan dibangun di Sambalagi.

"Smelter yang akan dibangun ini merupakan smelter yang green energi kami di komisi VII sangat mendukung itu. Sebab kita akan masuk dalam transisi energi pada tahun 2050, untuk itu semua smelter kami dorong menjadi green energi, kita sangat bersyukur.Kunjungan Panja Komisi 7 DPR RI 1

Baca Juga : Bupati Irwan Pimpin Mediasi Penyelesaian Lahan Old Camp di Sorowako

PT Vale serius membangun smelter yang green energi. Sehingga hilirisasi yang dilakukan oleh PT Vale sangat kita dukung dan apresiasi,”ujarnya.

Lamhot Sinaga menuturkan, berdasarkan informasi dari Pemkab Morowali jika kehadiran smelter mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Morowali. Hal ini tentu berbeda dari informasi yang selama ini diperolehnya.

Anggota Panja lainnya, Rusda Mahmud berharap kehadiran PT Vale dapat mewujudkan komitmennya pertambangan berkelanjutan, salah satunya menurunkan emisi karbon yang sejalan dengan program pemerintah menurunkan emisi karbon 31,89% di 2030. 

Baca Juga : Safari Ramadhan di Nuha, Bupati Irwan Paparkan Visi Besar Sorowako sebagai Destinasi Unggulan di Sulsel

Selain itu, kehadiran PT Vale juga dapat menyejahterakan masyarakat di sekitar lingkar tambang. Panja juga berharap, PT Vale memperhatikan hilirisasi, bahkan harus mengupayakan menghasilkan baterai sendiri, sehingga Indonesia tidak lagi ekspor bahan mentah.

“Kehadiran PT Vale harus didukung melalui komitmen keberlanjutan yang ingin dihadirkan, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”harapnya. 

Rusda Mahmud menuturkan, PT Vale sudah membuktikan komitmennya dalam menurunkan emisi karbon di area operasi Sorowako. Selain itu, tata kelola lingkungannya sangat baik, sebab setelah selesai menambang PT Vale kembali merawat dan menutup kemudian menanami kembali pohon.

Baca Juga : Jembatan Amblas di Plant Site PT Vale, Akses Vital Warga Lumpuh dan Picu Antrian Panjang

"Selama ini informasi yang kami dapatkan sangat berbeda dengan apa yang disampaikan manajemen PT Vale, dari penjelasan itu tentu semakin menegaskan agar turut mendukung penuh pemerintah untuk melanjutkan izin Vale di Indonesia pada 2025," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PT Vale #Morowali
Youtube Jejakfakta.com