Senin, 21 November 2022 16:12

Dwikorita Menduga Gempa Cianjur akibat Pergerakan Sesar Cimandiri 

Editor : Nurdin Amir
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: kompas.com)
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: kompas.com)

Dwikorita menduga, gempa tersebut adalah pergerakan dari sesar Cimandiri yang bergerak kembali. 

Jejakfakta.com, Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan informasi bahwa telah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) sekitar pukul 13.21 WIB. 

Dikutip dari Kompas.com, Dwikorita menyatakan, pusat gempa berada di sekitar Sukabumi, Cianjur, Jawa Barat. 

"Jadi yang baru saja terjadi pada posisi di sekitar Sukabumi, Cianjur, di sekitar wilayah daerah tersebut dan merupakan gempa yang diakibatkan patahan geser dengan magnitudo 5,6," kata Dwikorita saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin. 

Baca Juga : Siaga El Nino, BPBD Gowa Perkuat Koordinasi Cegah Krisis Air hingga Karhutla

Dwikorita menduga, gempa tersebut adalah pergerakan dari sesar Cimandiri yang bergerak kembali. 

Adapun kedalaman pusat gempa disebutkan sekitar 10 kilometer. 

"Kami mohon sebaiknya termasuk kami sendiri, ini ada di dalam gedung, sebaiknya segera keluar saja (dari gedung)," ujarnya. 

Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau

Bukan tanpa sebab, Dwikorita menuturkan bahwa kemungkinan gempa susulan bisa terjadi. 

Setelah itu, Dwikorita mengaku bakal memperbarui informasi dari Kantor BMKG terkait gempa. 

Ia pun meminta izin untuk kembali lebih cepat. Sedianya, Dwikorita tengah melakukan rapat di Komisi V DPR membahas isu terkini dan potensi bencana. 

Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Namun, rapat dihentikan karena gempa bumi yang terjadi dan terasa hingga Gedung DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#BMKG #Dwikorita Karnawati #Gempa #Cianjur #Jawa Barat
Youtube Jejakfakta.com