Jejakfakta.com, Makassar - Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep, H. Abd. Haris menjawab sorotan terkait bantuan UMKM.
Haris mengatakan, tahun ini Dinasnya memprogramkan bantuan peralatan dalam bentuk hibah.

Namun diakuinya, belum semua barang disalurkan sebab sejumlah barang harus dikembalikan.
Baca Juga : Peringatan HUT ke-66 Pangkep: Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan
"Ada beberapa yang telah datang, kita kembalikan karena tidak sesuai. Ada yang kempes, mungkin karena pengaruh di kapal jadi kita kembalikan," kata Abd. Haris dalam keterangannya, Jumat (15/9/23).
Namun lanjutnya, dari nilai anggaran Rp2 miliar, barang yang dikembalikan hanya sekira Rp200 juta.
Pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak penyedia.
Baca Juga : UMKM Lokal Didorong Naik Kelas, GMTD Jadikan “Jumat Berbagi” Mesin Penggerak Ekonomi Tanjung Bunga
"Kemarin kami telpon lagi penyedia, sore ini (Jumat) katanya sudah tiba sebagian. Senin depan sudah rampung," jelasnya.
Dijelaskan juga, masih ada sejumlah barang yang belum diambil oleh penerima. Khususnya penerima dari pulau.
"Penerima sekitar 200 kelompok, yang sisa belum menerima sekitar 20 orang karena proses pergantian barang," imbuhnya.
Baca Juga : Pemkab Pangkep Resmi Gunakan KKI, Dorong Transaksi Non Tunai
Sebelumnya, beberapa waktu lalu Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) serahkan bantuan hibah peralatan untuk pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM).
MYL menyampaiakan, bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat membantu perkembangan ekonomi di Kabupaten Pangkep.
"Dengan adanya bantuan peralatan ini saya berharap, semoga hasil UMKM dan IKM bisa lebih baik, ini adalah tujuan saya untuk perkembangan ekonomi di kabupaten Pangkep," katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




