Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mulai hujan bulan depan.
"Mumpung sekarang masih musim kemarau, bersihkanlah saluran saluran air, tandon-tandon air, agar jangan sampai nanti kalau hujannya ekstrem terjadi banjir," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, di Jakarta, Senin (9/10/2022), dikutip dari Kompas.com.

Pediksi BMKG, mulai akhir Oktober ini musim kemarau berakhir secara berangsur. Bulan berikutnya diperkirakan transisi musim hujan, kecuali wilayah selatan.
Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Antar Daerah Hadapi El Nino dan Jaga Keberlanjutan Pertanian
"Yang relatif terlambat Indonesia bagian selatan. Sekarang wilayah utara audah mulai hujan, tapi (dari garis) khatulistiwa ke selatan belum. Diprediksi sekitar November mulai hujan," kata Dwikorita.
Arah angin dari Australia serta fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif disebut sebagai faktor panasnya musim kemarau tahun 2023.
"El Nino masih akan berlangsung hingga awal tahun depan sampai Februari - Maret atau Maret - April. Namun musim kemaraunya diprediksi berakhir secara bertahap mulai Oktober 2023. Jadi November secara bertahap akan transisi ke musim hujan," kata Dwikorita.(Kompas.com).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




