Jejakfakta.com, Jakarta -- Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengungkapkan soal pembangunan fasilitas air bersih di Kepulauan Seribu saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Ini disampaikan Anies dalam debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta convention Center, Senayan, Jakarta, pada Minggu (4/2/2024).

Awalnya, Anies menuturkan mengenai salah satu persoalan utama di sektor kesehatan, yakni pusat kesehatan masyarakat yang hanya fokus pada upaya kuratif.
Baca Juga : Jangan Amplifikasi Propaganda dan Ketakutan, Koalisi Cek Fakta Ingatkan Publik dan Media
Menurut dia, upaya promotif, preventif, dan kuratif harus seimbang. Karena itu, masalah di sektor kesehatan harus diatasi lintas sektoral.
"Yang kami kerjakan misalnya, membangun air bersih di Kepulauan Seribu supaya mereka dapat air yang sehat, yang kedua membangun taman-taman, trotoar, membuat orang berjalan kaki, jalur sepeda, festival olahraga. Jadi, lintas sektoral," kata Anies.
Cek faktanya?
Baca Juga : Kepercayaan Publik Membaik, Media Jadi Lembaga Penjernih Informasi
Dikutip dari laman Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), total ada 11 instalasi pengolahan air dengan teknologi brackish water reverse osmosis (IPA BWRO) dibangun di Kepulauan Seribu selama Anies menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
Selain itu, ada delapan instalasi pengelolaan air berteknologi sea water reverse osmosis (IPA SWRO) yang telah dibangun.
Instalasi pengelolaan air bersih ini tersebar di Pulau Pramuka, Pulau Karya, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Kelapa Dua.
Baca Juga : Ini Pernyataan AMIN Usai KPU Menetapkan Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024
Kemudian Pulau Harapan, Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Sebira, Pulau Payung, Pulau Pari, dan Pulau Lancang.
(Sumber: Kompas.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




