Jejakfakta.com, Makassar -- Beredar video rekaman seorang perempuan paru baya yang diduga caleg di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) depresi karena gagal dalam Pemilu 2024.
Dalam video yang berdurasi 18 detik tersebut tampak sedang berada di ruang Unit Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS).

Perempuan tersebut mengenakan daster hijau dengan panjang rambut menghampiri pinggang. Ia sedang memegang handphone sambil bernyanyi di ruang IGD tersebut.
Baca Juga : Makassar Dorong SOP Terintegrasi Penanganan ODGJ, dari Identitas hingga Teknologi Biometrik
"Jika hanya dia akhirnya di hati," penggalan lirik nyanyian perempuan paruh baya itu.
"Korban caleg pertama masuk di (RS) Labuang Baji," ucap perempuan yang merekam pasien yang diduga caleg depresi itu.
Humas RS Labuang Baji Makassar, Irna yang dikonfirmasi wartawan membenarkan video tersebut berada di lokasi IGD RS Labuang Baji.
Kendati demikian, Irna menyatakan bahwa perempuan tersebut bukan seorang caleg yang depresi akibat gagal dalam Pemilu 2024.
"Kalau lihat ruangannya sepertinya di ruangan IGD kami. Saat ini info yang kami terima yang bersangkutan adalah keluarga pasien yang di rawat di lantai 3," ujar Irna saat dikonfirmasi Wartawan, Jumat (16/2/2024)
Ia pun mengunkapkan, perempuan paruh baya tersebut telah di rujuk ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi
"Infonya sudah di rujuk ke RS Dadi," tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Humas RSKD Dadi, Wawan Satriawan membenarkan perempuan paruh baya tersebut telah berada di RSKD Dadi Jalan Lanto Dg. Pasewang, Kecamatan Mamajang, Makassar untuk mendapatkan perawatan.
"Pasiennya sudah ada di IGD," katanya
Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024
Ia pun juga menyatakan bahwa pasien tersebut bukan seorang caleg yang depresi akibat gagal Pemilu 2024.
"Bukan caleg, tapi selalu bicara tentang Prabowo," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




